nasional

Inilah Akibat Gempa di Sumbar, Puluhan Warga Terluka dan 57 Bangunan Rusak

Redaktur
Jumat, 3 Juni 2016 | 12:11 WIB

PADANG, RIAUSATU.COM-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu masih melakukan pendataan dampak gempa 6,5 SR terjadi pada Kamis (2/6/2016) pada pukul 05.56 WIB. Berdasarkan data sementara yang dihimpun BPBD, dampak kerusakan berada di Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat.

Posko BNPB terus melakukan koordinasi dengan Pusdalops BPBD dalam pendataan. Kondisi masyarakat normal. Aktivitas berjalan seperti biasa.

''Sebanyak tiga orang luka berat, 13 orang luka ringan dan 56 rumah rusak,'' papar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho melalui keterangan tertulis kepada merdeka.com, kamis (2/6/2016).

Sutopo memaparkan, di Kabupaten Pesisir Selatan terdapat 14 korban luka. Sedangkan 11 rumah rusak tersebar di Kecamatan Lengayang, Ranah Pesisir, Linggo Sari Baganti, Air Haji Tengah. Di Kota Padang terdapat dua orang luka berat, akibat tertimpa bangunan.

''Korban luka berat dirawat si RSUD Painan sedangkan luka ringan di rawat di puskesmas,'' ujar Sutopo.

Lebih jauh, Sutopo menjelaskan di Kabupaten Mukomuko pendataan baru dapat dilakukan di dua desa. Yakni di Desa Lubuk Pinang, dan Desa Pasar Panjang, Kecamatan Lubuk Pinang terdapat tiga rumah roboh atau rusak berat, tiga rumah rusak sedang, dan sembilan rumah rusak ringan.

Sedangkan di Desa Talang Sakti Kecamatan V Koto terspat 10 rumah rusak berat, 7 rumah rusak ringan, dan 13 rumah rusak ringan. Di Desa Kota Praja Kecamatan Manjunto terdapat satu unit RSUD rusak sedang.

''Pendataan masih dilakukan. Luasnya wilayah dan kondisi hujan deras menyebabkan pendataan belum dapat dilakukan dengan cepat. Kondisi listrik mati juga menimbulkan masalah dalam pelaporan dampak gempa di Mukomuko,'' katanya. (dri)

Tags

Terkini

Monumen SMSI Menjadi Salah Satu DTW di Cilegon

Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:51 WIB

BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik

Jumat, 29 Mei 2026 | 21:15 WIB