JAKARTA, RIAUSATU.COM-Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Pandjaitan tidak ingin memberikan komentar terkait siapa yang akan menjadi Kapolri. Mengingat masa jabatan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti akan berakhir pada Juli mendatang.
Namun, dia mengungkapkan, segala kemungkinan masih dapat terjadi, salah satunya dengan menunda pergantian pimpinan kepolisian. Tetapi tetap, segala keputusan berada di tangan Presiden Joko Widodo.
''Ya semua bisa, opsi itu (perpanjangan masa jabatan Kapolri) bisa tapi tergantung Presiden,'' katanya di Gedung BPSDM Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (26/5/2016).
Dia menjelaskan, jika pemerintah ingin melakukan pergantian Kapolri maka ada mekanisme yang harus dilalui. Sehingga dirinya tidak ingin banyak berkomentar siapa yang paling potensial memimpin Polri.
''Saya tidak berani berkomentar atau belum berkomentar sampai nanti Wanjakti Polri ada usulan baru nanti kami analisa, di sini juga ada pak mendagri sebagai wakil ketua kompolnas baru kita laporkan kepada presiden,'' terang Luhut, sebagaimana dilansir merdeka.com. (dri)