PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Mahasiswa Universitas Riau (UR) korban pemukulan oleh oknum pejabat dan petugas protokol Pemprov Riau beberapa waktu lalu pada acara rakor dan rapat kordinasi dan supervisi pencegahan dan peninkdakan yang di gelar KPK di Balai Serindit Gedung Daerah Rabu (13/4/16) lalu, sepakat berdamai.
Perdamaian tersebut ditandai dengan dilakukannya pertemuan antara Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman diwakili Plt Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau M Yafiz beserta Rektor Universitas Riau (UR) Prof Dr Aras Mulyadi di gedung Rektorat Kampus UR.
Selain kedua pimpinan tersebut, sebagaimana dilansir riauterkini.com, perdamaian itu juga disaksikan sejumlah pejabat dari Pemprov Riau, diantaranya Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKP2D) Asrizal, Kasatpol PP Provinsi Riau Zainal Z, Kepala Kesbangpol Riau Ardi Basuki, Kepala Badan Perpustakaan Arsif dan Dokumentasi (BPAD) Riau Yoserizal Zein, Kepala Biro Humas Darusman.
Sementara dari pihak kampus, hadir juga Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UR Andreas Fransiska, serta puluhan mahasiswa lainnya. Adapun pertemuan ini dinakan dialog terbuka dan konferensi pers Pemprov Riau bersama mahasiswa terkait kasus pemukulan beberapa waktu lalu. (dri)