TEMBILAHAN, RIAUSATU.COM-Selain kuantitas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) juga harus memperhatikan dan lebih mengutamakan kualitas dalam pelaksanaan program pembangunan desa, yang kini banyak dialokasikan melalui Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ).
Hal itu disampaikan Anggota Komisi I DPRD Inhil, Padli H Sofyan usai mengikuti hearing atau Rapat Dengar Pendapat di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, beberapa waktu lalu.
Menurut Padli, pembangunan yang dilaksanakan oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus bertahan lama, sehingga pemerintah bisa menprioritaskan pembangunan kebutuhan masyarakat yang lain, dan tidak hanya fokus pada satu persoalan saja.
''Jangan pembangunan yang dilakukan oleh rekanan malah lebih baik dari pada menggunakan dana DMIJ. Apa kata masyarakat nanti,'' kata Padli, sebagaimana dilansir KapurNews.com.
Selain itu, lanjut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, yang juga tidak kalah pentingnya dalam pembangunan adalah dengan perencanaan yang baik, sehingga apa yang dilaksanakan tidak terkesan asal-asalan.
''Ini perlu menjadi perhatian kita bersama agar tidak ada muncul SILPA. Jadi, biar kita bangun sedikit, tapi berkualitas dan bermanfaat bisa bertahan lama,'' imbuhnya. (dri)