nasional

Aksi Mahasiswa di Kantor Wali Kota Palopo Viral, Sikap Staf PPPK Tuai Sorotan

Jumat, 13 Februari 2026 | 17:11 WIB
Aksi mahasiswa di Kantor Wali Kota Palopo. (f: ist)

 

MAKASSAR, RIAUSATU.COM - Sebuah unggahan media sosial yang memperlihatkan seorang pria menunjuk ke arah massa aksi mahasiswa di Kantor Wali Kota Palopo viral dan memicu beragam komentar warganet.

Unggahan tersebut dibagikan oleh akun Facebook Muhammad Bahrun Baharuddin sekitar 17 jam lalu.

Dalam keterangannya, ia menulis, “Sangat menarik dalam aksi mahasiswa di kantor Walikota Palopo, menimbulkan sosok pria yang memberikan sebuah sinyal dengan menunjukan jari ke arah massa aksi.”

Ia juga menambahkan, “Dalam dunia psikologi bhw sosok pria ini, menunjukan isyarat sebagai pendekar atau jawara di Pemkot kota Palopo.”

Dari informasi yang dihimpun, pria yang menunjuk ke arah massa aksi tersebut diketahui merupakan staf PPPK ahli bidang protokol di Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Palopo.

Aksi tersebut menuai pro dan kontra di kolom komentar. Salah satu warganet, Musdaf Mus, berkomentar, “Apa bedanya yg demo datang dikantor walikota dgn sombongnya merangsek masuk kantor walikota sambil berteriak2 teriak sok jagoan kayak preman hanya Krn sebuah pernyataan walikota yg membuat mereka baper padahal pernyataan tsb ada benarnya krn mmg fakta bhw menghambat ekonomi...”

Sementara itu, akun Firdaus Rusli Tajang menilai berbeda. Ia menulis, “Itukan rumah masyarakat. Yang salah justru pemkot palopo yang tidak memberikan ruang, seperti panggung aspirasi atau tempat orasi… Di Palopo ada? Justru mereka seperti membatasi kemerdekaan demonstran.”

Menanggapi viralnya video tersebut, redaksi wadahinspirasi.com melakukan konfirmasi kepada Syachril Syamsudar terkait perilaku menunjuk ke arah massa aksi.

Saat dikonfirmasi, ia mengatakan bahwa tindakan tersebut dalam konteks situasi demonstrasi.

“Tidak, karena memang kan mahasiswa ini anarkis,"ucapnya, seperti rilis yang diterima riausatu.com.

Namun, saat redaksi wadahinspirasi.com mengajukan beberapa pertanyaan lanjutan terkait maksud gestur tersebut, yang bersangkutan memilih tidak memberikan tanggapan lebih lanjut.

Peristiwa ini kembali memantik diskusi publik mengenai dinamika penyampaian aspirasi mahasiswa serta respons aparatur pemerintah di Kota Palopo.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi tambahan dari Pemerintah Kota Palopo terkait kejadian tersebut.***

Terkini

Tenang! Menkes Pastikan Harga Obat BPJS Tak Naik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:08 WIB