nasional

Wacana Lanjutan Aksi Perjuangan Pemekaran Luwu Raya Terus Bergulir di Ruang Digital

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:52 WIB
Pro dan kontra mengiringi wacana lockdown perusahaan dalam perjuangan pemekaran Provinsi Luwu Raya. (Facebook Group Ngopi)

 

MAKASSAR, RIAUSATU.COM - Wacana lanjutan aksi perjuangan pemekaran Provinsi Luwu Raya kembali memantik perdebatan di ruang publik.

Kali ini, seperti rilis yang diterima riausatu.com, diskursus mencuat di grup Facebook NGOPI (Ngobrol Politik) Palopo, menyusul unggahan akun Andi Irsal Ilyas yang menyinggung kemungkinan “lockdown” terhadap sejumlah perusahaan besar di wilayah Luwu Raya.

Dalam unggahannya, Andi Irsal Ilyas menuliskan pernyataan bernada provokatif sekaligus pertanyaan terbuka.
“Tahap II !!!! PT VALE, BMS, MASMINDO DLL HARUS SIAP JUGA LOCK DOWN ?????” tulisnya.

Unggahan tersebut langsung memicu beragam respons dari anggota grup, mulai dari yang mendukung perjuangan pemekaran hingga yang mengingatkan dampak ekonomi dan keamanan nasional.

Salah satu komentar datang dari akun Rinhy Latief, yang menyoroti dampak langsung terhadap pekerja jika aktivitas perusahaan dihentikan.

“TDK ada yg tkut. Krn. Org2 jg btuh uang pke byr ini itu klu prusahaan itu TDK jln mreka TDK dpt gji...mreka bisa apa pke byr ini itu.”

Ia melanjutkan,

“Kita smua mau ini sukses dan jdi provinsi Luwu Raya ini terbentuk tp jgn melibatkan prusahaan jg Krn bnyk org yg krj yg trgntung dri gaji dstu termasuk saya ada kluarga yg mau di nafkahi.”

Menurutnya, kondisi lapangan kerja di daerah juga masih terbatas.

“dsni saja kta susah msuk krja apa LG di kmpung org.”

Menanggapi hal tersebut, Andi Irsal Ilyas membalas dengan menekankan aspek pengorbanan dalam perjuangan.

“syukurlah kalau kita tdk takut, karena perjuangan memang butuh pengorbanan, teman2 dalam perjuangannya jangankan harta, tenaga mereka korbankan bahkan nyawapun mereka sdh korbankan (ingat walmas berdarah 2012), kami yakin wija.To luwu tdk akan miskin karena demo pemekaran ini karena ‘Tanah Luwu Wanua Mappatuwo Na Ewai Alena’.”

Perdebatan berlanjut dengan munculnya pertanyaan soal dampak terhadap pelayanan publik. Akun Apu Kam Egen bertanya,

“trus pelayanan ke masyarakat nya bgm?”

Halaman:

Tags

Terkini

Mau Melepas Status WNI? Segini Tarifnya

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:38 WIB

Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima PO

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:20 WIB