nasional

Dari 'Kaleidoskop Media Massa 2025', Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media

Selasa, 23 Desember 2025 | 22:18 WIB
Diskusi

"Media akan melakukan penyesuaian terhadap kemajuan teknologi. Mungkin sekarang terlihat bahwa media mainstream kalah dari media baru. Tapi nantinya akan terjadi ekuilibrium baru dalam industri media,' ujarnya.

Budayawan Sujiwo Tedjo yang juga menjadi anggota Dewan Pakar mengatakan bahwa algoritma bukan hal yang baru.

Sejak zaman dulu kalau algoritma sudah ada. "Kalau ada gula pasti ada semut. Kalau ada kotoran yang bau pasti ada lalat. Itulah prinsip algoritma yang sudah ada sejak dulu. Lalu mengapa sekarang kita mesti takut terhadap ancaman algotitma," tanya Tedjo.

Mengakhiri diskusi, Akbar Faisal mengatakan bahwa profesi kewartawanan sedang menghadapi tantangan besar karena disrupsi teknologi.

Karena itu organisasi kewartawanan seperti PWi harus menjadi fasilitator untuk meningkatkan profesionalitas wartawan sehingga eksistensi bisa dipertahankan.***

Halaman:

Tags

Terkini

Mau Melepas Status WNI? Segini Tarifnya

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:38 WIB

Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima PO

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:20 WIB