JAKARTA, RIAUSATU.COM - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyebutkan, 50 kota menjadi prioritas pembangunan Presiden Prabowo Subianto periode 2025-2029.
Hal ini disampaikan Dody dalam pidatonya pada acara Indonesia International Sustainability Forum (IISF) di Jakarta, Jumat (10/10/2025), dilansir kompas.com.
"Kami merancang 50 kota dan kawasan baru untuk menyeimbangkan pertumbuhan antara Pulau Jawa dan wilayah luar. Satu bangsa, banyak pusat; satu visi, banyak suara," jelas Dody.
Pembangunan 50 kota prioritas tersebut terdiri dari 10 kota metropolitan, masing-masing empat usulan kawasan metropolitan dan kota kecil berkarakter khusus, serta 36 kota prioritas non-metropolitan.
Untuk kota-kota di kawasan metropolitan, Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, hingga Semarang.
Sedangkan empat usulan wilayah metropolitan lainnya terdiri atas Pekanbaru, Yogyakarta, Surakarta, serta Malang.
Kementerian PU bergerak cepat dalam proyek ketahanan pangan nasional sebagaimana Instruksi Presiden (Inpres) Prabowo.
"Setiap instruksi dilandaskan pada martabat. Instruksi tersebut mencakup irigasi untuk ketahanan pangan, rehabilitasi sekolah, pembangunan jalan untuk konektivitas, serta pengembangan zona untuk ketahanan pangan, energi, dan air," jelasnya.
Hingga akhir 2024, Kementerian PU telah memperbarui dan membangun kembali sekitar 3.000 sekolah, lebih dari 100 madrasah, serta ratusan universitas.
"Kami meyakini bahwa ruang kelas bukan sekadar bangunan, melainkan pintu keluar dari kemiskinan. Ia bukan konstruksi, melainkan pembebasan," terangnya.
"Sementara itu, program kami memperkuat ketahanan di tangan masyarakat. Kami mengembangkan infrastruktur berbasis komunitas, mencakup pemanfaatan air irigasi, penyediaan air minum, sanitasi, dan pengelolaan sampah," tutupnya.***