nasional

BMKG Minta Waspadai Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Bagaimana dengan Riau?

Sabtu, 13 September 2025 | 09:12 WIB
Ilustrasi. (f: kompas.com)

JAKARTA, RIAUSATU.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk sepekan ke depan.

Sejumlah wilayah Indonesia diprediksi akan diguyur hujan lebat disertai angin kencang yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, hingga gelombang tinggi.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menegaskan, kondisi atmosfer saat ini sangat dinamis dan menjadi pemicu meningkatnya risiko bencana.

“Dinamika atmosfer saat ini memicu potensi hujan lebat hingga sangat lebat, disertai angin kencang yang perlu diwaspadai masyarakat maupun pemerintah daerah,” kata dia, dikutip Kompas.tv, Jumat (12/9/2025).

BMKG menjelaskan, beberapa faktor atmosfer memicu hujan deras dan angin kencang, antara lain: Fase Dipole Mode Index (DMI) negatif dengan nilai −1,27. Anomali Outgoing Longwave Radiation (OLR) negatif yang memperkuat awan hujan.

Aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO), gelombang Kelvin, Rossby ekuator, serta gelombang atmosfer frekuensi rendah.

Kemunculan bibit siklon tropis 93S di Samudra Hindia barat Bengkulu. Pola siklonik di Kalimantan Utara yang memperbesar peluang hujan deras di sekitarnya.

Daftar wilayah terdampak cuaca ekstrem 12–14 September 2025 Riau Kepulauan Bangka Belitung Lampung Banten DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI Yogyakarta Kalimantan Barat Kalimantan Timur Kalimantan Utara Kalimantan Selatan Sulawesi Tengah Sulawesi Barat Maluku Papua Tengah Papua Selatan

Waspada Cuaca Ekstrem 11-17 September: Hujan Lebat, Angin Kencang, Gelombang Tinggi 15–18 September 2025 
Jawa Tengah Jawa Timur Kalimantan Barat Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Papua Tengah Papua Pegunungan Papua Selatan

Potensi angin kencang juga mengintai: Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, dan Maluku.

BMKG memperingatkan cuaca ekstrem ini bisa menimbulkan bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, tanah longsor, hingga gelombang tinggi yang mengganggu transportasi darat, laut, dan udara.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan pemerintah daerah diharapkan siaga untuk mengantisipasi potensi dampak agar kerugian bisa ditekan seminimal mungkin.***

Tags

Terkini

Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima PO

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:20 WIB