JAKARTA, RIAUSATU.COM - Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat 1 Syawal 1446 Hijriah pada Sabtu, 29 Maret 2025 di Auditorium HM. Rasjidi, Kantor Kemenag, Jalan MH. Tha mrin, Jakarta
Sidang isbat ini bertujuan menetapkan tanggal pasti Hari Raya Idul Fitri 2025. Hasil sidang tersebut akan menjadi acuan bagi umat Islam di Indonesia dalam merayakan Idul Fitri secara serentak.
Dilansir dari Antara (21/3/2025), seperti dirilis kompas.com, sidang isbat Idul Fitri 2025 akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Pemantauan hilal akan berlangsung di 33 titik seluruh Indonesia, kecuali Bali, karena bertepatan dengan Hari Raya Nyepi, yang jatuh pada 29 Maret 2025.
Berikut rangkaian sidang isbat penentuan Idul Fitri atau sidang isbat Lebaran 2025:
Pembukaan oleh Kemenag
Seminar hisab rukyat:
Pemaparan mengenai metode perhitungan astronomi dan pengamatan hilal
Laporan hasil rukyat:
Penyampaian hasil pemantauan hilal dari berbagai lokasi di Indonesia
Sidang isbat:
Pembasahan dan pengambilan keputusan 1 Syawal 1446 Hijriah Konferensi pers: Pengumuman resmi hasil sidang isbat oleh Menteri Agama.
Selain menggunakan metode rukyat, sidang isbat juga memperhitungkan metode hisab atau perhitungan astronomi. Penerapan metode ini merupakan bagian dari ajaran Islam.
Menurut Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad, hal tersebut sejalan dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2 Tahun 2024 mengenai Penetapan Awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.
Fatwa tersebut menyatakan bahwa penentuan awal ketiga bulan tersebut dilakukan menggunakan metode hisab dan rukyat oleh pemerintah melalui Menteri Agama, serta berlaku secara nasional.
Selanjutnya, berdasarkan data astronomi, ijtimak atau konjungsi diprediksi akan terjadi pada Sabtu, 29 Maret 2025, pukul 17.57.58 WIB.
Saat matahari terbenam, posisi hilal diperkirakan berada di antara minus tiga derajat di Papua hingga minus satu derajat di Aceh, yang berpotensi mempengaruhi keputusan sidang.
Pemerintah berharap melalui sidang isbat ini, seluruh umat Islam di Indonesia dapat memperoleh kepastian mengenai perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah secara serentak.
Dengan adanya kepastian kapan Idul Fitri 2025, masyarakat dapat mempersiapkan diri untuk menyambut hari kemenangan dengan penuh khidmat dan kebersamaan.
Sidang isbat dijadwalkan akan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk perwakilan dari duta besar negara sahabat, para ahli falak, serta perwakilan organisasi Islam.
Selain itu, hadir pula perwakilan dari LAPAN, BMKG, BRIN, Planetarium Bosscha, serta berbagai instansi terkait lainnya.***