JAKARTA, RIAUSATU.COM - Penundaan pengangkatan CPNS 2024 menjadi polemik baru dan ramai menjadi perbincangan. Hal itu terjadi usai pemberitaan yang menyebutkan bahwa Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widyantini mengumumkan penundaan pengangkatan CASN 2024.
Namun dalam pernyataannya, seperti dilansir kompas.com, Rini membantah jika ada penundaan pengangkatan CPNS maupun PPPK 2024.
Rini menyebut bahwa pengangkatan CPNS hanya disesuaikan setelah mempertimbangkan hasil pengadaan CASN. Salah satunya, karena ada daerah yang mengusulkan penundaan seleksi CASN.
"Bukan ditunda sebenernya tapi mau menyelesaikan supaya bisa semuanya bisa terangkat," kata Rini dikutip dari Kompas.com (6/3/2025).
Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan penataan dan penempatan ASN untuk mendukung program prioritas pembangunan.
Itu juga menjawab secara tuntas berbagai tantangan yang muncul dalam proses pengadaan CASN, penataan ASN nasional secara menyeluruh.
Selain itu, Rini membantah isu yang menyebut penyesuaian jadwal pengangkatan CASN karena efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah.
Setelah melakukan penyesuaian, Menpan RB dan Komisi II DPR memutuskan pengangkatan CASN ditunda pada akhir 2025 dan awal tahun 2026.
Dilansir dari Kompas.com (5/3/2025), pengangkatan CPNS akan dilaksanakan pada Oktober 2025, sementara untuk pengangkatan PPPK akan dilakukan pada Maret 2026.
Keputusan penyesuaian ini sudah disepakati bersama Komisi II DPR RI dab Kemenpan-RB memastikan bahwa semua pelamar yang lolos seleksi ASN 2024 akan tetap diangkat.
Diketahui bahwa, formasi seleksi CASN tahun 2024 menjadi formasi terbesar dalam 10 tahun terakhir. Namun kini menghadapi polemik penundaan pengangkatan.
Total persetujuan prinsip formasi seleksi CASN tahun 2024 sebesar 1.289.824 untuk memenuhi kebutuhan ASN 2,3 juta secara bertahap.***