nasional

Polisi Minta Kendaraan Besar Tidak Lewat Malalak, Ini Risikonya

Jumat, 21 Juni 2024 | 16:49 WIB
Malalak. (f: katasumbar.com)

PADANG, RIAUSATU.COM - Polresta Bukittinggi meminta kendaraan bertonase berat seperti truk untuk tidak melewati Malalak.

Kapolresta Bukittinggi Kombe Pos Yessi Kurniati mengimbau truk-truk yang ingin ke Bukittinggi atau Padang melewati Solok.

“Dengan terputusnya jalur di Lembah Anai, kendaraan dialihkan ke Malalak, sementara kondisi jalannya lebih kecil. Jika ada kendaraan besar berpapasan, tentu menimbulkan antrian,” ungkap Yessi, Jum’at 21 Juni 2024.

Kapolresta Bukittinggi mengatakan saat ini kondisi jalur Bukittinggi-Malalak juga mengalami kerusakan terutama di Kecamatan IV Koto yang sebelumnya juga ditimpa banjir bandang.

“Dengan volume kendaraan yang cukup padat, sehingga kemacetan bertambah panjang. Untuk lewat Malalak, bisa 3 atau 4 jam karena antrian ini,” sambungnya.

Yessi mengimbau kendaraan besar ini lebih memilih rute Solok yang dianggap lebih lebar jalannya.

“Bagi kendaraan besar di rute Bukittinggi-Padang, sebaiknya memilih rute Solok karena di sini jalannya kecil,” imbau Kapolres.

Untuk mengurai kemacetan, Polresta Bukittinggi mengatakan siap menurunkan personil untuk bersiaga di titik rawan.

Pantauan karasumbar.com, titik kemacetan utamanya terjadi di Simpang Padang Lua menuju Balingka. Banyak kendaraan besar yang berpapasan mesti turun aspal dan berhenti sehingga menimbulkan kemacetan.

Sementara di Malalak sendiri topografi jalannya berada di perbukitan dan membahayakan bagi truk atau kendaraan besar lainnya.***

Tags

Terkini

Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima PO

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:20 WIB