iptek

Registrasi Kartu SIM Baru Wajib Pakai Face Recognition, Ini Jaminan Komdigi

Jumat, 29 Mei 2026 | 18:22 WIB
Ilustrasi. (f: kompas.com)

 

JAKARTA, RIAUSATU.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menjamin keamanan data pemilik nomor telepon yang melakukan registrasi kartu SIM baru berbasis biometrik pengenalan wajah atau face recognition.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Edwin Hidayat Abdullah menjelaskan, data biometrik wajah registrasi kartu SIM berada pada Dukcapil dan tidak disimpan operator seluler.

"Tidak ada wajah Bapak-Ibu disimpan di operator seluler. Operator seluler hanya mengenkripsi data wajah kemudian dikirimkan ke Dukcapil," kata Edwin di Garuda Spark Innovation Hub Jakarta, Jumat (29/5/2026), dilansir kompas.com

Dalam skema biometrik ini, operator seluler hanya bertugas dalam memverifikasi untuk registrasi nomor telepon baru adalah melakukan enkripsi data wajah.

"Data Bapak-Bapak, Ibu-Ibu saat melakukan biometrik, data kependudukan itu yang berhak hanya Dukcapil, bukan operator seluler. Tidak ada wajah Bapak-Ibu disimpan di operator seluler," ujar Edwin.

Setelah itu, data wajah tersebut akan dikirimkan ke Dukcapil untuk dicocokkan kemiripannya agar kesesuaian atau tidaknya data tersebut.

"Data dikirim ke Dukcapil untuk dicocokkan, kemudian Dukcapil merespons dengan mengatakan 'sesuai' atau 'tidak'," kata Edwin.

Dari hasil evaluasi setelah hampir lima bulan uji coba dari Januari 2026, verifikasi biometrik ini bekerja dengan lebih efektif dibandingkan verifikasi identitas menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK).

Edwin berharap, skema registrasi kartu baru ini dapat menekan angka penyebaran spam atau penipuan secara online.

Pasalnya, hampir semua modus kejahatan siber, mulai dari scam call (telepon penipuan), spoofing (penipuan yang pakai nomor telepon mirip pihak resmi), smishing (SMS phishing), hingga penipuan social engineering, menggunakan nomor telepon.

"Ini untuk sesama operator seluler, konsumen, dan pemerintah, saling melindungi. Bukan melindungi pemerintah, tapi juga melindungi masyarakat, melindungi operator seluler juga, melindungi negara kita," ujar Edwin.***

Tags

Terkini

Resmi Diperkenalkan, BBM Bobibos Karya Anak Bangsa

Sabtu, 8 November 2025 | 20:32 WIB

Ini Kata Pakar Soal Dampak Etanol pada BBM

Rabu, 8 Oktober 2025 | 09:46 WIB