internasional

Otoritas Pangan Hong Kong Tarik Varian Korean Spicy Chicken Mie Sedaap, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 September 2022 | 17:42 WIB
Ilustrasi mie instan. (f: Pixabay/viarami/Pikiran-Rakyat.com)

JAKARTA, RIAUSATU.COM - Otoritas pangan Hong Kong, Center for Food Safety (CPS), mengeluarkan pendapat menarik dari Mie Sedaap karena ditemukannya kandungan pestisida jenis etilen oksida dalam mie instan itu.

Pernyataan tersebut dirilis dalam siaran pers yang diselenggarakan pada Rabu, 27 September 2022 waktu setempat.

Berdasarkan sampel produk yang dikumpulkan CFS, pestisida tersebut ditemukan dalam produk mi instan Mie Sedaap varian Korean Spicy Chicken, yang didistribusikan oleh agen tunggal Golden Long Food Trading Ltd dan PARKnSHOP (HK) Limited toko.

“CFS mengumpulkan sampel produk dari supermarket di Lok Fu untuk diuji secara rutin di bawah Program Pengawasan Makanan,” demikian yang dilansir dalam siaran pers CFS, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari PMJ News.

Dari hasil pengujian tersebut, CFS menjelaskan bahwa paket bumbu dan bubuk cabai yang tersaji dalam mi instan tersebut mengandung pestisida.

“Paket bumbu dan bubuk cabai mengandung pestisida, etilen oksida,” tuturnya.

Lebih lanjut, CFS mengaku pihaknya telah memberi tahu vendor bersangkutan terkait hal ini. Kemudian, pihaknya juga telah memberikan instruksi terkait penjualan.

Semua produk Mie Sedaap yang telah terkontaminasi pestisida kabarnya akan segera ditarik dari pasar Hong Kong.

“Pengecer yang bersangkutan mulai menarik kembali produk yang terpengaruh,” ujarnya.

Terkait dengan penarikan produk bersangkutan, CFS juga menghimbau kepada masyarakat agar dapat menghubungi hotline mereka di nomor 2606 8658 selama jam kerja.

Sementara itu, bila dilansir dari The Standard HK, penjualan Mie Sedaap Korean Spicy Chicken Flavour Fried Noodle, dengan tanggal kadaluwarsa atau expired 19 Mei 2023 diketahui akan segera dihentikan.

CFS juga mewanti-wanti kepada masyarakat di seluruh penjuru Hong Kong untuk tidak mengonsumsi produk Mie Sedaap yang terkena pestisida dengan tanggal edaran tersebut, meskipun sudah terlanjur mereka beli.

Dalam menyelesaikan permasalahan ini, pihak CFS juga mengaku telah mengambil tindakan bagi para pelaku atas insiden ini.

Tak lupa, mereka juga berjanji akan menerapkan tindakan yang sesuai. Bahkan saat ini, investigasi masih terus berlangsung.***

 

Tags

Terkini