internasional

Tenang! Kemenlu Pastikan 535.897 WNI di Kawasan Terdampak Aman

Kamis, 23 Juli 2026 | 14:08 WIB
Direktur Pelindungan WNI Kemenlu, Heni Hamidah. (f: kompas.com)

 

JAKARTA, RIAUSATU.COM - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memastikan perlindungan terhadap 535.897 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di sejumlah negara di kawasan terdampak ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Direktur Pelindungan WNI Kemenlu Heni Hamidah mengatakan, ketegangan antara AS dan Iran masih berlangsung sehingga situasi keamanan di kawasan tetap berfluktuasi.

"Dari aspek perlindungan WNI, seluruh WNI di kawasan sejumlah 535.897 orang di negara-negara terdampak di kawasan termasuk di Iran, Lebanon, Kuwait, dan Bahrain, sampai saat ini dilaporkan dalam kondisi aman,” kata Heni dalam jumpa pers di kantornya, Kamis (23/7/2026), dilansir kompas.com.

Heni mengungkapkan, sejak konflik AS dan Iran pecah pada akhir Februari 2026, Kemenlu bersama perwakilan RI telah memfasilitasi 3.038 WNI melalui evakuasi maupun repatriasi mandiri.

Kemenlu juga mengimbau seluruh WNI di kawasan terdampak agar tetap meningkatkan kewaspadaan, memantau informasi dari otoritas setempat dan Perwakilan RI, serta segera menghubungi Perwakilan RI terdekat apabila menghadapi situasi darurat.

“Pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan kesiapan langkah-langkah perlindungan bagi seluruh WNI di kawasan, dan tentunya Perwakilan juga terus bersiaga dengan masing-masing contingency plans yang telah disiapkan yang disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan,” kata Heni.

Berdasarkan informasi terakhir, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (21/7/2026) mengancam akan menyerang Gunung Pickaxe di Iran yang diduga menjadi lokasi kompleks nuklir bawah tanah.

Sepekan sebelumnya, Trump juga menyebut gunung tersebut sebagai "kemungkinan target untuk satu serangan besar tepat di pintu depannya." Di sisi lain, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei menepis tuduhan itu.

Ia menyebut komentar Trump sebagai dalih yang direkayasa untuk melakukan agresi dan menegaskan tidak ada aktivitas nuklir di lokasi tersebut.

Adapun Gunung Pickaxe berada di dekat kompleks pengayaan uranium Natanz di Iran tengah, yang menjadi sasaran serangan AS dan Israel dalam perang selama 12 hari tahun lalu.***

Tags

Terkini

Menyusul Eropa, Gelombang Panas Mulai Landa Asia

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47 WIB