internasional

Kasus Mpok Pertama di Luar Afrika Ditemukan, Ini Peringatan WHO

Jumat, 16 Agustus 2024 | 11:52 WIB
Ilustrasi Mpok. (f: kompas)

JENEWA, RIAUSATU.COM - WHO pada Kamis (15/8/2024), memperingatkan kemungkinan akan adanya lebih banyak kasus mpox varian baru yang lebih berbahaya di Eropa.

WHO berbicara demikian tak berselang lama setelah Swedia mengumumkan temuan kasus pertama di luar Afrika dari mpox varian Clade 1b.

WHO sendiri baru saja menyatakan lonjakan mpox di Afrika sebagai keadaan darurat kesehatan global pada Rabu (14/8/2024).

Badan kesehatan PBB itu prihatin dengan peningkatan kasus dan kematian akibat mpox di Republik Demokratik Kongo, dan penyebarannya ke Burundi, Kenya, Rwanda, hingga Uganda.

Masyarakat Swedia pada Kamis mengonfirmasi, telah mencatat satu kasus subclade Clade 1b, jenis virus baru yang sama dan telah melonjak di Republik Demokratik Kongo sejak September 2023.

“Seseorang yang mencari perawatan di Stockholm telah didiagnosis menderita mpox yang disebabkan oleh varian clade 1. Ini adalah kasus pertama yang disebabkan oleh clade I yang didiagnosis di luar benua Afrika,” jelas Badan tersebut, sebagaimana dilansir Kantor berita AFP, dirilis kompas.com.

Dalam pernyataan itu, ahli epidemiologi negara dari Badan Kesehatan Masyarakat Swedia, Magnus Gisslen, menjelaskan orang tersebut terinfeksi selama kunjungan ke bagian Afrika yang terdapat wabah besar mpox clade I.***

Tags

Terkini