PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Mery, korban pencurian terhadap hewan peliharaan jenis anjing betina, masih menunggu hasil pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Payung Sekaki menemukan sekaligus menangkap pelaku pencurian tersebut.
Terhadap kasus tersebut, Veronica yang menyebutkan dirinya sebagai komunitas Dogs Lovers, Veronica angkat bicara.
"Atas laporan dari korban, seharusnya pihak polisi tahu, kalau kejadian itu menyangkut nyawa makhluk hidup. Kenapa harus lambat mengungkapnya? Dan polisi juga harusnya tidak perlu tanya-tanya lagi, langsung saja ke rumah pelaku, karena sudah ada lengkap berkas-berkas yang diberikan oleh korban," ujar Veronica.
Ia menilai, kerja polisi lamban dan tidak akan selesai-selesai mengusutnya jika terus banyak bertanya-tanya ke korban tanpa ada hasil kerja nyata.
"Kita inginkan polisi cepat menangkap pelaku pencurian anjing," harapnya.
Veronica mengaku di Pekanbaru sudah banyak penampungan hewan anjing.
"Lokasinya di jalan Gotong-royong, jalan Arengka II, dekat SMP 33, di jalan Hangtuah juga ada. Jadi, kita sebagai Komunitas Dog Lovers selalu memerangi terhadap banyaknya tempat penampungan hewan anjing di Pekanbaru," katanya.
Veronica mengaku telah melihat langsung tempat penampungan itu.
"Bayangkan, dalam 1 kandang itu ada 10 ekor anjing dan kurus-kurus tidak diberi makan. Tempat makan dan minum anjing itu bercampur denga BAB mereka," sebutnya.
"Dan kita saat ini sedang menunggu pihak pemerintah untuk menerbitkan Surat Edaran tentang pelarangan itu," terangnya.
Sementara itu, korban bernama Mery mengaku hewan kesayangannya itu dipelihara dari kecil dengan total biaya puluhan juta rupiah termasuk biaya makan, minum maupun perawatan hewannya.
Mery dan Veronica berharap, polisi cepat menemukan hewan peliharaan tersebut dan segera menangkap pelakunya.(ift)