Ia mengungkapkan, dirinya sempat terjebak dengan penyalahgunaan narkotika. Sejak hari itu, ia bertekad, akan memangkas perilaku yang tak baik dan tak benar ini.
"Semoga saya bisa berbuat yang terbaik untuk keluarga saya," bebernya.
Diresnarkoba Polda Riau Kombes Pol Yos Guntur mengatakan, pihaknya melakukan program kunjungannya ke Instalasi Napza untuk berkunjung dan melihat langsung perkembangan pasien yang dirawat di RSJ Tampan.
"Sebagaimana disampaikan Kapolda Riau agar kita selalu peduli, dan memperhatikan saudara kita yang membutuhkan perhatian khusus. Kami bekerjasama dengan RSJ khususnya Instalasi Napza. Sesuai tupoksi kami, kami berkunjung, berjumpa dengan korban penyalahgunaan narkoba. Kita berikan konseling psikologi dari Biro SDM kepada pasien yang berjumlah 32 orang disini," kata Kombes Yos Guntur.
"Di sini mereka bisa muhasabah, healing, sekaligus ada family support. Suami ketemu istri, anak berjumpa orang tuanya, dan sebaliknya. Mereka minta maaf, dan mereka juga mohon pengampunan dari keluarganya. Berjanji tidak akan mengulang kembali, ini tentu yang kita harapkan bersama. Mereka sadar dan tidak lagi terjerumus narkoba,” sambungnya.
Diungkapkan Kombes Yos Guntur, pihaknya berupaya untuk memanusiakan manusia. Karena kendati mereka terjerat narkoba, tapi tidak boleh dijauhi.
"Kita lihat disini, banyak potensi yang mereka miliki. Semoga nanti mereka bisa kembali diterima di masyarakat, bisa produktif dalam melanjutkan hidupnya dan bermanfaat bagi sesama," pungkasnya. ***