hukrim

Masuk Kedai Tengah Malam, Empat Perampok di Bengkalis Bacok Pemuda dan Bawa 2 Handphone

Senin, 19 September 2022 | 12:00 WIB
Polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) (ft: istimewa)

 

 

BENGKALIS, RIAUSATU.COM - Empat orang tak dikenal (OTK) mendatangi kedai harian dengan senjata tajam. Tanpa ada basa-basi mereka langsung membacok Rifki Ardiadi (22) yang sedang menjaga kedai bapaknya. 

Korban sempat melakukan perlawanan dan membuat para pelaku kabur. Perampok itu hanya berhasil membawa kabur 2 unit handphone milik korban.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Arjuna, Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan yang merupakan areal Jalan Lintas Duri-Dumai, Kabupaten Bengkalis, Riau.

"Kejadian itu mengakibatkan Rifki mengalami luka robek akibat benda tajam. Korban terpaksa dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan," ujar Kapolsek Mandau AKP Hairul Hidayat, Senin (19/9/2022).

Hairul menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, pelaku diduga berjumlah 4 orang dan membawa senjata tajam. Mereka melakukan pencurian yang disertai dengan kekerasan (Curas) saat tengah malam. Ketika itu, korban masih membuka kedainya.  

"Pengakuan korban, pelakunya berjumlah 4 orang, tapi kita masih melakukan penyelidikan," jelas AKP Khairul.

Dijelaskan AKP Khairul, peristiwa itu bermula pada Minggu (18/9/2022) dini hari, sekitar pukul 02.30 WIB. Saat korban berjaga di kedai yang juga berdempetan dengan rumah korban, tiba-tiba 4 pria datang. Awalnya korban tak mencurigainya.

"Ada 4 orang pria yang tak dikenalnya masuk ke dalam rumah langsung membangunkan dan memegang tangan korban serta menutup mulut korban dengan lakban," ucapnya.

Setelah itu, para pelaku langsung mengambil 2 handphone milik korban yang berada di lantai dan dasbor sepeda motor matic korban. Walau korban sempat melakukan perlawanan dengan cara meronta, namun aksinya membuat pelaku emosi.

"Akibatnya pelaku membacok korban dan mengenai bagian leher sebelah kiri belakang, bagian kiri atas kepala dan atas depan kepala korban dengan sajam, sambil langsung melarikan diri," jelasnya. 

Setelah itu korban kemudian membangunkan keluarganya yang tidur di ruang lainnya. "Korban dalam keadaan luka berdarah dan segera dibawa ke klinik terdekat," kata Hairul. 

Kejadian itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Halaman:

Tags

Terkini