PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan menyebut hingga sejauh ini sudah ada 19 saksi yang dimintai keterangannya terkait kematian ASN P2TP2A Riau, Fitria Yulisunarti (40).
"Terkait kasus itu sudah ada 19 saksi yang diperiksa maraton," ungkap Andrie, Selasa (13/9/2022).
Andrie mengatakan para saksi yang diperiksa adalah dilingkungan kerja kantor DPRD Riau dan orang-orang terdekat yang mengenal korban.
Sebelumnya, mayat Fitria Yulisunart ditemukan didalam mobil Daihatsu Terrios warna silver Nopol 1389 VX yang terparkir dibasement kantor DPRD Riau pada Sabtu (10/9/2022) siang, sekitar pukul 11.00 WIB.
Sewaktu ditemukan, jasad Fitria mengenakan baju warna merah dan rok warna hitam dengan kondisi telungkup di kursi tengah mobil dan leher terikat kain serta hidung mengeluarkan darah.
"Korban saat ditemukan berjilbab, menggunakan baju merah dan rok hitam. Kondisi leher tergantung dengan kain, hidung berdarah, badan telungkup di kursi tengah mobil Daihatsu Terios warna silver," ucap Andrie.
Setelah dilakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP), jasad korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan autopsi.
Berdasarkan informasi, korban Fitria diduga telah menikah siri dengan Rizki Fairi (52), ASN di bagian protokol Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Riau sejak 2018 silam. ***