hukrim

Kapolda Riau Ajak Masyarakat Berperan Serta Jaga Keamanan Lingkungan

Rabu, 11 Desember 2019 | 10:45 WIB

PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH SIK MSi didampingi Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK dan beberapa Pejabat Utama Polda Riau, Selasa (10/12/2019) mendatangi areal perkebunan kelapa sawit PT Buana Wira Lestari di wilayah Desa Kijang Makmur, Tapung Hilir, Kabupaten Kampar.

Kapolda Riau yang datang bersama Dir Sabhara, Dir Reskrimsus, Kabid Humas, Kasat Brimob beserta Kapolres Kampar, Kabag Ops dan Kapolsek Tapung Hilir ini, menyempatkan waktu untuk bersilaturahmi dengan perangkat desa, pihak perusahaan dan masyarakat setempat.

Selain itu, kedatangan orang nomor 1 di Polda Riau ini juga dimaksudkan untuk meninjau langsung kondisi wilayah serta untuk mengetahui kondisi sosial warga masyarakat di kawasan perkebunan ini.

Disampaikan Kapolda Riau, saat ini harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit mencapai kisaran Rp 1900 per kilogram yang merupakan harga tertinggi dalam satu dekade terakhir, peningkatan harga TBS Kelapa Sawit ini selayaknya berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan para petani khususnya pemilik perkebunan kelapa sawit.

"Trend peningkatan harga TBS ini diharapkan dapat berdampak langsung terhadap pendapatan para petani, namun masalah bukan hanya pada harga saja, beberapa faktor lain juga berpengaruh terhadap penghasilan petani ini seperti maraknya pencurian di kawasan perkebunan," ujar Kapolda Riau.

Terkait kasus pencurian sawit yang diekspos saat ini, disampaikan Kapolda Riau, ada 3 tersangka yang diamankan dimana 2 diantaranya masih dibawah umur.

"Terhadap kedua pelaku yang belum dewasa ini tentu berbeda penanganan dan proses hukumnya, karena ada peraturan perUndang-undangan tersendiri yang mengatur," ungkap Kapolda.

"Untuk mengatasi maraknya pencurian dikawasan perkebunan kelapa sawit ini, Jajaran Polda Riau telah membentuk Tim Patroli yang ditingkatkan dengan melibatkan personel Sabhara dan Brimob untuk berpatroli ke kawasan perkebunan, hal yang sama juga dilakukan ditingkat Polres hingga Polsek. Dalam pelaksanaannya, Tim Patroli ini akan dibagi dalam 3 zona yaitu Utara, Tengah dan Selatan, dimana Kabupaten Kampar dalam hal ini masuk zona tengah. Kita berupaya semaksimal mungkin untuk menekan dan mengantisipasi tindak pidana pencurian hasil perkebunan ini, agar masyarakat petani sawit ini bisa meningkat kesejahteraannya seiring meningkatnya harga TBS kelapa sawit ini," imbuh Kapolda Riau.

Pada kesempatan itu juga, Kapolda Riau mengajak semua komponen masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga keamanan di lingkungannya masing-masing.

Kehadiran Kapolda Riau serta kebijakannya untuk meningkatkan patroli ke wilayah perkebunan itu disambut baik oleh masyarakat.(fat)

Terkini