PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Pelaksanaan Operasi Patuh Muara Takus 2019 di Riau, ditemukan banyak pengemudi yang masih belum menyadari arti keselamatan diri dan patuh akan peraturan lalu lintas di jalan raya.
Dirlantas Polda Riau melalui Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Wimpiyanto kepada riausatu.com menyebutkan, data selama 5 hari Operasi Patuh itu berjumlah 400 pelanggar.
Dikatakan AKBP Eko, untuk hari ini hasil Operasi Patuh sekitar 54 tilang, diamankan 2 unit kendaraan yang belum bisa menunjukkan identifikasi kendaraan.
"Kita tetap lakukan penegakkan hukum. Malam hari yang riskan, karena kita lihat laka lantas kejadian di malam hari. Malam Minggu kemarin kita agak banyak melakukan penegakan hukum," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, Selasa (3/9/2019) usai melaksanakan Operasi Patuh Muara Takus 2019, di jalan Cut Nya Dien (samping perpustakaan daerah Riau), Pekanbaru.
Selama Operasi Patuh ini, kata AKBP Eko, kita harapkan kepada masyarakat, kelengkapan kendaraan dan kesiapan si pengemudi dalam melakukan mengendarai kendaraan bermotor lebih diutamakan lagi untuk selalu waspada ataupun menjaga keselamatan diri sendiri ataupun pengemudi lainnya.
"Khususnya surat-surat kendaraan itu harus dibawa si pengemudi. Dan kelengkapan kendaraan yang standar itu janganlah dilepas yang melanggar aturan," jelasnya.
Kepada riausatu.com, salah seorang pengendara kendaraan bermotor, Sakti yang terjaring razia Operasi Patuh, mengakui keteledorannya.
"Saya akui teledor dan salah karena tidak membawa STNK," akuinya.(fat)