hukrim

Inilah Modus Rayuan Maut Oknum Dokter Memangsa Korban

Senin, 10 April 2017 | 22:46 WIB

PEKANBARU,RIAUSATU.COM-PM (37) Oknum dokter yang bertugas di Puskesmas Perawang Kabupaten Siak, akhirnya dibekuk tim Reskrim Polsek Sukajadi.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto melalui Kapolsek Sukajadi Kompol Hermawi dalam keterangan persnya, Senin (10/4/2017) menerangkan, awalnya, pelaku mengaku lajang padahal sudah beristeri dan beranak dua saat berkenalan dengan seorang wanita EJ, lalu modus lainnya meminjam uang EJ dengan berbagai macam alasan.

"PM meminjam uang EJ dengan dalih macam-macam. Total uang yang dipinjam tersangka sebanyak Rp 252 juta dengan 9 kali pengiriman," ujar Kompol Hermawi.

Dikatakan Kompol Hermawi, modus meminjam uang kepada pacarnya EJ itu banyak alasannya antara lain dibilang untuk keperluan biaya ibunya yang meninggal di rumah sakit di Singapura, lalu biaya mengangkut jenazah ibunya dari Singapura ke Riau.

Korban yang sudah percaya lantas memberikan pinjaman uang kepadanya, namun tidak sekaligus.

"Uang itu dikirim korban sebanyak 9 kali pengiriman. Tidak sekaligus semuanya, angsur-angsur hingga total semua uangnya mencapai Rp 252 juta," sambung Kapolsek.

Kejadian penipuan ini, kata Kompol Hermawi, berawal di 2014 silam, saat berkenalan dirinya mengaku sebagai dokter di rumah sakit TNI AU Pekanbaru berpangkat Kapten. Selang beberapa bulan, tersangka meminjam uang yang langsung disanggupin korban. Usut punya usut korban sadar dirinya telah ditipu tersangka.

"Setelah kita cari kebenarannya di rumah sakit TNI AU, hasilnya tidak ditemukan nama dia disana. Namun setelah ditelusuri, ternyata tersangka bertugas di Puskesmas, Kabupaten Siak," terang Kapolsek.

Ditambahkan Kapolsek, tersangka ini ditangkap di Jalan Mawar Tangkerang Selatan.

"Kini tersangka sudah kita tahan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya dimata hukum," pungkas Kapolsek.

"Tersangka PM ini dikenai pasal 378. Barang bukti yang disita 1 lembar SIM A dan C juga sebuah pisau komando. Di SIM itu pekerjaan tersangka PM adalah TNI. Setelah kami kroscek ke Lanud, ternyata tersangka PM bukan terdaftar sebagai anggota TNI AU Pekanbaru," imbuh Kapolsek.(fat)

Terkini