hukrim

Polsek Siakhulu Cek Skat Kanal dan Sosialisasi Larangan Karhutla

Rabu, 5 April 2017 | 15:37 WIB

SIAKHULU,RIAUSATU.COM-Polsek Siakhulu, Rabu (5/4/2017) melaksanakan pengecekan Canal Blocking atau Skat Kanal sekaligus patroli dan sosialisasi larangan Karhutla di tiga desa yakni Desa Pandau Jaya, Desa Tanjung Balam dan Desa Lubuk Siam.

Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK melalui Kapolsek Siakhulu Kompol Vera Taurensa kepada riausatu.com menyebutkan, patroli Bina Karuna ini merupakan sandi operasi dalam rangka pencegahan karhutla.

Kompol Vera juga menyebutkan bahwa lokasi yang rawan karhutla di wilayahnya itu ada tiga lokasi.

"Lokasinya di desa Buluh cina, desa Pandau dan Desa Baru," jelas Kompol Vera, Rabu (5/4/2017) melalui pesan Whatsapp.

Menghadapi musim kemarau di Riau yang diprediksi BMKG akan terjadi pada Mei, Polsek Siakhulu telah melakukan upaya pencegahan di lokasi karhutla.

"Sejak Februari, kita sudah melakukan upaya pencegahan seperti memberikan imbauan dan memasang spanduk larangan membakar lahan dan hutan," kata Kompol Vera.

Dengan adanya kegiatan tersebut, dikatakan Kapolsek Siakhulu, timbulnya kesadaran masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan, meningkatkan Public Trust dengan hadirnya Polri di tengah-tengah masyarakat untuk lebih dicintai oleh masyarakat serta terciptanya Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Siam dan Desa Tanjung Balam, Bripka Azani menambahkan, selain dirinya, kegiatan patroli Bina Karuna ini diikuti Panit I Binmas Iptu H Syamsir serta Bhabinkamtibmas Desa Pandau Jaya Aiptu N Tampubolon.

"Selain pengecekan Skat Kanal, kami juga melaksanakan sosialisasi larangan Karhutla dan tidak lupa menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas," kata Bripka Azani.

Bripka Azani mengungkapkan bahwa di desa Pandau Jaya itu memiliki 1 buah Skat Kanal dalam keadaan kurang bagus.

"Untuk di desa Tanjung Balam jumlah Skat Kanal yakni 1 buah dalam keadaan masih bagus. Desa Lubuk Siam jumlah Skat Kanal ada 3 buah dalam kondisi masih bagus," pungkasnya.(fat)

Terkini