PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Jajaran Kepolisian Resor Kota Pekanbaru Provinsi Riau berhasil mengungkap sindikat perampokan jaringan toko ritel dengan mengamankan tiga orang tersangka dengan salah satu tersangka merupakan pecatan TNI.
''Benar, salah seorang dari tersangka merupakan pecatan dari TNI,'' kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Toni Hermawan, di Pekanbaru, Senin.
Oknum bertubuh tegap itu berinisial Yt (38). Dia diamankan Polsek Tenayan Raya pada Minggu (14/8) malam karena aksinya melakukan pencurian dengan kekerasan menggunakan senjata api mainan pada salah satu cabang toko ritel Alfamart di Pekanbaru beberapa waktu lalu.
Kapolsek Tenayan Raya Kompol Indra Rusdi menjelaskan penangkapan Yt merupakan hasil pengembangan dari dua tersangka lainnya yang diamankan pada akhir pekan lalu.
Kedua tersangka tersebut masing-masing adalah Pu (22) dan An (29).
''Mereka ditangkap di Sungai Apit Kabupaten Siak Sabtu kemarin (13/8),'' ujarnya pula, sebagaimana dilansir Antara.
Ketiga tersangka tersebut merupakan satu sindikat perampokan toko ritel di Pekanbaru.
Dalam aksinya, para pelaku tidak segan untuk mengancam karyawan toko dengan senjata api mainan yang sebenarnya merupakan pisau berbentuk pistol.
Bahkan, mereka juga menyekap karyawan toko untuk memuluskan aksi pencurian tersebut.
Pengungkapan kasus itu berawal dari marak aksi perampokan toko dalam dua pekan terakhir.
''Berdasarkan catatan kami, setidaknya ada dua kasus perampokan dalam waktu berdekatan,'' katanya lagi.
Berdasarkan kejadian itu, polisi lantas melakukan penyidikan termasuk di antaranya mempelajari kamera pengintai CCTV. Dari tangan ketiga tersangka diamankan pisau berbentuk Pistol, tali dan sejumlah barang curian.
Khusus untuk Yt, Indra mengatakan, tersangka merupakan pecatan TNI dari Kodim 0314/Indragiri Hilir pada 2013 karena desersi.
Saat ini, ketiga tersangka berikut barang bukti diamankan di Mapolresta Pekanbaru untuk penyidikan dan pengembangan lebih lanjut. (dri)