hukrim

17 Mobil Ambulans Menyeberang ke Pulau Nusakambangan Angkut Peti Mati

Kamis, 28 Juli 2016 | 12:20 WIB

CILACAP, RIAUSATU.COM-Pelaksanaan eksekusi mati makin terlihat setelah 17 mobil ambulans menyeberang ke Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah melalui Dermaga Wijayapura, Kamis (28/7) pagi ini. Dengan pengawalan ketat petugas kepolisian dari Polres Cilacap, satu per satu mobil ambulans masuk ke Dermaga Wijayapura.

Mobil ambulans tersebut menyeberang ke Pulau Nusakambangan dengan dua gelombang. Gelombang pertama sekitar pukul 05.52 WIB sebanyak 7 mobil ambulans. Kemudian pada pukul 06.20 WIB sebanyak 10 mobil ambulans kembali datang dan masuk ke Dermaga Wijayapura menunggu giliran untuk diseberangkan menuju Dermaga Sodong, Nusakambangan.

Karena banyaknya mobil ambulancs yang anak diseberangkan maka penyeberangan dilakukan sebanyak tiga kali menggunakan kapal Pengayoman IV.

Dari 17 mobil ambulans tersebut, 14 mobil di antaranya terlihat langsung membawa peti mati yang diduga akan digunakan untuk membawa jenazah para terpidana mati setelah dieksekusi mati di lapangan tembak Tunggal Panaluan, Pulau Nusakambangan. Sementara tiga mobil ambulans lainnya digunakan sebagai cadangan.

Mobil-mobil ambulans tersebut dikumpulkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap dari seluruh Puskesmas yang ada di Cilacap. Selanjutnya mobil-mobil tersebut diseberangkan ke Nusakambangan sambil menunggu waktu pelaksanaan eksekusi mati.

''Ini mobil ambulans dari puskesmas seluruh Kabupaten. Peti diambil kemarin hari Senin, langsung nyerahin dan disuruh standby di NK,'' kata salah satu sopir ambulance, Sarimto, sebagaimana dilansir detik.com.

Dari informasi yang diterima, dengan masuknya mobil ambulans menuju pulau Nusakambangan, pelaksanaan proses eksekusi mati diperkirakan akan dilakukan pada Jumat dini hari. (dri)

Tags

Terkini