hukrim

Disayangkan, Majikan yang Diduga Aniaya Pembantu Belum Juga Ditahan

Redaktur
Rabu, 15 Juni 2016 | 16:04 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Meski sudah sempat diamankan pada Sabtu lalu, Direktorat Reskrimum Polda Riau ternyata belum menahan wanita berinisial CF, yang disebut-sebut merupakan majikan Salomi, asisten rumah tangga yang diduga mengalami kekerasan fisik oleh majikannya.

Ini dibenarkan oleh Ketua Lembaga Bantuan Perlindungan Anak Riau (LB-PAR), Rosmaini. "Kita sangat kecewa. Alasannya (polisi) belum cukup bukti," sesal Ros saat mendampingi korban Salomi jalani pemeriksaan di Mapolda Riau, Rabu (15/6/2016) siang.

''Sejak dia (CF) diamankan Sabtu kemarin, kita sudah kawal di Mapolda. Berjam-jam kita di sini ikuti prosesnya. Korban juga bilang kalau itu (CF) majikannya,'' beber Ros. ''Tahu-tahunya dapat kabar ternyata yang bersangkutan belum ditahan,'' jawab Ros kepada GoRiau.com.

''Ya kalau agenda kita hari ini BAP. Tambahan keterangan saja. Kan begini ya, bukti kekerasan (fisiknya) ada, dia (Salomi) juga mengakui itu majikannya (yang melakukan, red). Kita harapkan polisi bisa bersikap adil dalam kasus ini. Kita akan perjuangkan,'' tegas Ros.

Senada dengan itu, Ketua Paguyuban NTT, Marcos yang mendampingi pihak LB-PAR mendesak polisi agar bersikap tegas. Pasalnya, kasus-kasus seperti ini bukan barang sekali dua kali terjadi di Riau. "Sudah sering ini. Kita minta penegak hukum tegas tegakkan keadilan," ungkapnya.

''Jika tidak ditanggapi, kita bisa saja mengambil langkah lain. Kami mewakili masyarakat timur sangat prihatin atas kejadian yang menimpa Salomi. Tidak digaji berbulan-bulan, dianiya dan diperlakukan secara tak pantas oleh majikannya,'' tutup dia.

Diberitakan sebelumnya, Salomi ditemukan warga di Siak Hulu dalam kondisi memperihatinkan, tubuhnya kurus dan sakit. Selain itu, ditemukan sejumlah memar di tubuh diduga bekas pukulan benda tumpul. Salomi mengaku dianaya majikannya dan tidak digaji serta diperlakukan kurang layak. (dri)


Tags

Terkini