hukrim

2 Perampok yang Didor Polisi Ternyata Tercatat sebagai Mantan Napi

Redaktur
Rabu, 18 Mei 2016 | 17:54 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM-IS (56) dan ZL (36) dua perampok bersenjata api asal Palembang yang tewas disambar timah panas tim Sat Reskrim Polresta Pekanbaru dalam kontak senjata pada Selasa (17/05/16) sore lalu ternyata juga tercatat sebagai mantan narapidana yang lebih dulu terlibat aksi perampokan di sejumlah tempat di luar Pekanbaru. Semasa hidupnya, keduanya bahkan juga merupakan buronan Polda Sumsel dan Sumbar.

''Almarhum kedua tersangka juga adalah residivis curas. Pernah melakukan perampokan bank di daerah Sumatera Barat dan perampokan komputer serta alat berat di Palembang, Sumatera Selatan. Dua-duanya buronan Polda Sumbar dan Sumsel,'' kata Kapolresta Pekanbaru, AKBP Tonny Hermawan didampingi Kasat Reskrim, Kompol Bimo Ariyanto ketika menggelar jumpa pers, Rabu (18/05/16).

Tak hanya malang melintang sebagai penjahat berbahaya di luar Pekanbaru, Tonny menjelaskan, para tersangka bahkan pernah tercatat pula pernah melakukan aksi perampokan di Panin Bank Pekanbaru, tepatnya 2009 silam. Saat peristiwa itu dulu terjadi, para tersangka pun berhasil ditangkap. Hanya saja, begitu bebas dari penjara usai menjalani hukuman, tersangka kembali mengulangi kejahatannya di luar Pekanbaru.

'Mengenai aksi perampokan yang sudah dilakukan tersangka di beberapa daerah lain di luar Pekanbaru, kita nantinya juga akan mengkoordinasikannya dengan Polda tetangga. Terutama Polda Sumbar dan Polda Sumsel. Selain menembak mati kedua tersangka, kita turut mengamankan pula barang bukti uang tunai lebih kurang Rp160 juta, 3 pucuk senpi (dua revolver dan satu FN), motor Mio milik tersangka ZL dan satu unit mobil Terrano milik tersangka IS,'' bebernya panjang lebar, sebagaimana dilansir riauterkini.com.

Disamping itu, calon Kombes Pol ini mengatakan, meski pihaknya berhasil menembak mati kedua tersangka saat diketahui baru saja merampok dua karyawati Bank BRI di Jalan Fajar, Payung Sekaki, kemarin, namun dalam kontak senjata tersebut ternyata masih ada seorang pelaku lagi yang lolos dari kepungan polisi. Si pelaku yang bersangkutan diduga kuat juga merupakan satu komplotan dengan almarhum tersangka IS dan ZL.

''Kita belum tahu identitas dari pelaku yang lolos itu, tapi kita sudah tahu ciri-cirinya berkat keterangan korban (dua karyawati Bank BRI di TKP). Diduga kuat pelaku yang lolos tersebut masih satu komplotan dengan almarhum kedua tersangka (IS dan ZL),'' tutupnya. (dri)


Tags

Terkini