hukrim

Caca Gurning Saat Ditangkap Terpaksa Didor karena Berusaha Melawan

Redaktur
Kamis, 5 Mei 2016 | 15:53 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Zuaxsa alias Caca Gurning, otak pelaku dibalik peristiwa penabrakan anggota kostrad, almarhum Kopda Dadi Santoso terpaksa ditembak di bagian kakinya karena nekat melawan tim Sat Reskrim Polresta Pekanbaru yang hendak menangkapnya, Rabu (04/05/16). Caca sendiri sukses diringkus polisi ketika berada di Jalan Imam Munandar/Harapan Raya Pekanbaru.

''Terpaksa kita lumpuhkan dengan timah panas karena yang bersangkutan (Caca Gurning) melawan. Kita tembak kaki kirinya,'' kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Komisaris Polisi Bimo Ariyanto ketika dijumpai riauterkini.com di RS Bhayangkara Polda Riau.

Mantan Kasat Reskrim Polres Dumai ini menjelaskan, selain meringkus anak kandung dari mendiang Halomoan Gurning tersebut, saat penangkapan itu pihaknya turut mengamankan pula barang bukti bong atau alat hisap sabu-sabu serta beberapa paket kecil ganja.

''Pengungkapan ini kita lakukan setelah memburu tersangka lebih kurang 6 bulan. Terhitung sejak 26 Oktober 2015 silam. Caca Gurning ini merupakan otak pelaku atas peristiwa penabrakan anggota Kostrad, Kopda Dadi Santoso di Purna MTQ dulu,'' ujarnya singkat. (dri)



Tags

Terkini