hukrim

Inilah Iming-iming Karmila untuk Peralat Anaknya Jadi Kurir Sabu 17 Kg

Redaktur
Senin, 2 Mei 2016 | 18:09 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Karmila, ibu kandung yang memperalat RS (13), anak kandungnya sebagai kurir 17 kg daun ganja ternyata tega memanfaatkan darah dagingnya itu setelah mengiminginya dengan janji akan membelikan handphone baru.

Dengan iming-iming itulah, tersangka selanjutnya menjadikan si anak sebagai 'tumbal' atas bisnis haram yang dilakoninya tersebut. Bagaimana tidak, karena kedapatan membawa 17 kilogram ganja, anak kandung tersangka terpaksa diciduk polisi, awal pekan lalu.

''Pengakuannya, tersangka (Karmila) mengiming-imingi anaknya itu dengan handphone baru. Anaknya yang tak tahu apa-apa lalu setuju dan akhirnya mau mengantarkan pesanan ganja kering tersebut sesuai perintah dari tersangka,'' ujar Kasat Res Narkoba Polresta Pekanbaru, Komisaris Polisi Iwan Lesmana Riza kepada riauterkini.com, Senin (02/05/16).

Iwan menjelaskan, tersangka Karmila juga merupakan satu komplotan dengan Syaiful. Keduanya sama-sama diringkus di wilayah Kandis, Kabupaten Siak, pertengahan pekan lalu. Dari tersangka Saiful itu pula, Karmila memperoleh daun ganja kering untuk diperjualbelikannya di Pekanbaru. Sedangkan Saiful sendiri mendapatkan semua barang haram tersebut dari MY, pemasok ganja di Provinsi Aceh yang kini masih menjadi buruan polisi.

''Saiful menjual ganja itu kepada Karmila dengan harga Rp1,2 juta per kilogram. Kemudian Karmila menjual (ganja) lagi ke Pekanbaru dengan harga Rp1,6 juta per kilogram kepada pemesan yang lain. Kalau pemasok barang ada di Aceh, inisialnya MY,'' singkatnya. (dri)

Tags

Terkini