hukrim

Hendak Kabur Saat Ditangkap, Penjambret di Pekanbaru Ditembak

Redaktur
Kamis, 7 April 2016 | 11:51 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Rajab Saputra (20), pelaku jambret yang menyebabkan korbannya Rani Anisa (22) tewas di lokasi kejadian, pada Rabu (16/3) berhasil ditangkap polisi Selasa (5/4).

Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono mengatakan, saat ditangkap Rajab yang berdomisili di Jalan Suka Karya, kompleks Perumahan Wisma Kualu Blok G nomor 14, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan itu berusaha kabur. Polisi pun terpaksa menembak kakinya.

''Terpaksa kita tindak tegas terukur dan terarah (ditembak), karena tersangka Rajab berusaha kabur saat kita lakukan pengembangan,'' ujar Putut didampingi Kasat Reskrim, Kompol Bimo Arianto dan Kapolsek Bukit Raya, Kompol Ricky Ricardo kepada merdeka.com, Rabu (6/4).

Tidak hanya Rajab, ada satu pelaku jambret lainnya yang menyebabkan nyawa korban melayang. Pelaku itu berinisial Ir, saat ini sudah ditetapkan sebagai buronan polisi.

''Tersangka satu lagi masih kita kejar, sudah kita masukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),'' tegas Putut.

Diberitakan sebelumnya, Rani Anisa tewas setelah menjadi korban penjambretan di Jalan Arifin Ahmad, Rabu 16 Maret 2016 sekitar pukul 20.00 WIB. Korban merenggang nyawa sewaktu mendapat perawatan di UGD RS Eka Hospital.

Rani seorang mahasiswi yang berdomisili di Jalan Garuda Sakti, Gang Melayu, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, tepatnya di kosan Sindi, tewas dengan kondisi luka serius di bagian kepala dan dadanya.

Rani terhempas dari sepeda motornya yang kendarainya usai ditendang salah seorang pelaku, saat itu Rani mencoba mempertahankan tas miliknya yang dijambret kedua pelaku.

Setelah mendapatkan perawatan di ruang UGD Eka Hospital akhirnya korban Meninggal Dunia (MD) akibat luka benturan keras pada bagian kepalanya. Rencananya, jasad korban akan dikebumikan di kampung halamannya di Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. (dri)

Tags

Terkini