hukrim

Dua Pengangguran Bunuh Pensiunan TNI, Polisi Belum Ungkapkan Motifnya

Jumat, 7 Juli 2023 | 18:17 WIB
Ilustrasi pembunuhan. (f: kumparan.com)

SOLO, RIAUSATU.COM - Seorang pensiunan TNI AD bernama Sumiran ditemukan tidak bernyawa terbungkus karpet di pinggir Jalan Tol Ngawi-Solo km 557.

Setelah diselidiki, Sumiran rupanya dibunuh oleh dua remaja pengangguran yang bernama Jeki Rahmat Prawijaya (21) dan AAF (16). Sumiran dibunuh di sebuah rumah kontrakan RT 02 RW 02, Dusun Jatisari, Desa Semanding, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo.

Dari hasil penyelidikan, Jeki Rahmat dan AAF membunuh Sumiran dengan cara mencekik dan memukulnya dengan batu hingga tak bernyawa.

Setelah membunuh, keduanya melarikan diri dan hendak pergi ke Sumatera. Namun akhirnya polisi berhasil membekuk keduanya setalah 5 hari pengejaran.

"Alhamdulillah, kami berhasil menangkap pelaku setelah lima hari pengejaran. Pelaku dua orang, satu diantaranya masih di bawah umur," kata Kapolres Ponorogo, AKBP Wimboko dalam keterangannya, Kamis, 6 Juli 2023, dilansir Pikiran-Rakyat.com.

Kronologi Pembunuhan

Jeki Rahmat dan AAF merupakan warga Sarolangun, Jambi yang tengah merantau di pulau Jawa. Jeki Rahmat mengaku kenal dengan korban di media sosial.

Saat itu, korban menawarkan pekerjaan sebagai penjaga warung kopi angkringan.

Jeki dan AAF pun berangkat dari Jambi ke Ponorogo untuk merantau. Mereka menyewa rumah kontrakan, yang juga dihuni oleh korban. Akan tetapi, belum sempat bekerja, pelaku dan korban sempat cekcok.

Pelaku gelap mata. Mereka yang emosi lantas mencekiki Sumiran dan memukulnya dengan batu.

Setelah membunuh Sumiran, Jeki Rahmat dan AAF membungkus mayat korban dengan karpet dan dibuang di pinggir jalan Tol Ngawi.

AKBP Wimboko mengatakan, pihaknya masih melakukan serangkaian penyelidikan atas pembunuhan ini. Polisi masih belum mengungkap motif pembunuhan sadis tersebut. Selain itu, polisi juga masih menyelidiki adanya dugaan keterlibatan pihak lain.***

Tags

Terkini