PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Pada bulan Februari 2023 lalu, publik Kota Pekanbaru, digegerkan dengan kasus perampokan agen BRI Link Gerai Transaksi Online di Jalan Al Jiihad Kelurahan Sidomulyo Barat Kecamatan Bina Widya Pekanbaru, Riau.
Insiden perampokan agen BRI Link Gerai Transaksi Online diduga menggunakan senjata api tersebut terjadi pada Minggu (19/2/2023) pagi.
Meski pihak Kepolisian Polresta Pekanbaru sudah melakukan olah TKP dengan memeriksa sejumlah saksi mata dalam peristiwa itu, namun hingga bulan April 2023, pihak kepolisian masih kesulitan dalam mengungkap identitas pelaku rampok ini
"Pihak pengelola agen BRI Link Gerai Transaksi Online Jalan Al Jiihad juga belum mendapat kabar terbaru soal peristiwa tersebut dari pihak kepolisian.
"Kami belum ada dapat perkembangan kasusnya. Kalau memang (pelaku) tertangkap pasti di berita onlin dan sosial media sudah ramai. Ini belum ada," kata pemilik agen BRI Link, Miftahul Jannah saat dikonfirmasi, Rabu (5/4/2023).
Sebelumnya, perampok menyatroni agen BRI Link Gerai Transaksi Online di Jalan Al Jiihat Kelurahan Sidomulyo Barat Kecamatan Bina Widya Pekanbaru, Riau.
Dalam aksi perampokan yang terjadi pada Minggu (19/2/2023) pagi. Pelaku mengancam dan menodongkan diduga senjata api kepada seorang karyawati. Akibatnya, uang Rp17 juta raib dibawa kabur pelaku.
"Kejadiannya sekitar pukul 08.36 WIB. Pelakunya satu orang bawa motor matik jenis Honda Vario 160 warna abu-abu, menggunakan helm dan masker hitam, jaket abu abu dan celana pendek," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan, Senin (20/2/2023).
Andrie menjelaskan, awalnya pelaku datang dan berpura-pura bertanya kepada saksi korban. Mereka berpura-pura menjadi nasabah yang akan menarik uang tunai.
"Saksi lalu bertanya mau lewat ATM atau transfer, pelaku mengatakan lewat ATM sambil langsung mengambil tas yang di sandangnya dan mengeluarkan pistol warna hitam serta menodongkan ke saksi korban sambil berkata "Jangan teriak kalau tidak saya tembak," ujarnya.
Pelaku, masih kata Andrie, kemudian mendekati saksi korban, lalu mengambil tas dompet besar warna hitam merk Elvi dan juga merampas handphone yang dipegang saksi.
Setelah itu pelaku mengecek hp dan mengembalikannya, sambil langsung keluar gerai BRI Link menuju ke sepeda motornya untuk melarikan diri.
"Saksi sempat berteriak maling. Warga yang mendengar teriakan mencoba mengejar pelaku namun kehilangan jejak," terang Andrie.