hukrim

Kasus Dugaan Pelecehan Profesi Wartawan di Palopo, Polisi Kumpulkan Keterangan Para Pihak

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:06 WIB
Kasus dugaan lelecehan profesi wartawan di Palopo, polisi kumpulkan keterangan para pihak. (f: Ist)

Reski juga membenarkan bahwa akun media sosial yang mengunggah seluruh pernyataan yang kini dipersoalkan merupakan akun Facebook miliknya.

"Benar, akun yang mengunggah pernyataan yang dipersoalkan itu adalah akun milik saya, Reski Halim," ujarnya.

Dalam hak jawabnya, Reski membantah tuduhan bahwa dirinya menghina atau melecehkan profesi wartawan secara keseluruhan.

Menurutnya, unggahan tersebut berangkat dari rasa kecewa terhadap beberapa oknum wartawan yang menurut versinya melakukan atau berusaha melakukan tindakan kekerasan terhadap peserta demonstrasi.

"Saya sendiri sebenarnya tidak mengerti apa alasan mereka menganggap saya menghina atau melecehkan profesi wartawan. Justru sebaliknya, saya hanya merasa kecewa terhadap beberapa oknum wartawan yang melakukan atau berusaha melakukan tindak kekerasan terhadap para demonstran beberapa hari yang lalu," kata Reski.

Reski menegaskan bahwa unggahan tersebut tidak ditujukan kepada seluruh wartawan.

"Saya menegaskan bahwa unggahan saya ditujukan kepada oknum wartawan tertentu saja, bukan kepada profesi wartawan secara keseluruhan. Dalam setiap tulisan saya pun selalu menyebut 'oknum wartawan'," jelasnya.

Ia juga menyampaikan tetap menghormati profesi wartawan dan pers.

"Saya sangat menghormati profesi wartawan dan pers, karena wartawan adalah ujung tombak demokrasi. Melalui kerja wartawan, masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar dan membangun kesadaran politik yang baik," ujarnya.

Reski Halim juga mengakui bahwa seluruh unggahan di media sosial yang kini menjadi dasar laporan polisi memang dibuat olehnya.

"Ya, saya mengakui sepenuhnya bahwa unggahan-unggahan tersebut berasal dari saya," kata Reski.

Ia mengatakan unggahan tersebut dibuat berdasarkan pengalaman pribadinya serta informasi yang diterimanya.

Kepada WadahInspirasi.com, Reski turut memperlihatkan tangkapan layar komentar Facebook dan sejumlah percakapan WhatsApp yang menurutnya menjadi dasar atas sebagian unggahannya.

Namun demikian, informasi yang terdapat dalam percakapan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan masih menjadi bagian dari proses pembuktian dalam perkara yang sedang berjalan.

Reski juga menjelaskan versi kronologi yang menurutnya menjadi awal munculnya polemik saat aksi demonstrasi di depan Mapolres Palopo pada Jumat, 17 Juli 2026.

Halaman:

Tags

Terkini