hukrim

Momen AKBP Basuki Kabur dari Wartawan Usai Sidang Vonis Kasus Meninggalnya Dosen Unta

Kamis, 21 Mei 2026 | 16:21 WIB
AKBP Basuki lari setelah sidang vonis kasus meninggalnya dosen Untag. (f: Instagram/zainalpetir_)

 

SEMARANG, RIAUSATU.COM - AKBP Basuki, polisi yang didakwa dalam kasus kematian dosen perempuan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) divonis 6 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Kota Semarang pada Rabu, 20 Mei 2026.

Kasus kematian dosen berinisial D (35) alias Levi itu terjadi pada pertengahan November 2025 di sebuah hotel di Semarang, Jawa Tengah.

Vonis yang diterima oleh Basuki lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya menuntut 5 tahun penjara.

“Menyatakan terdakwa Basuki terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana karena kelakuannya mengakibatkan matinya orang lain sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam dakwaan alternatif kedua,” ujar Hakim Ketua Achmad Rasjid dalam persidangan.

Menurut pengadilan, Basuki terbukti bersalah dengan melanggar Pasal 474 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Nasional tentang kealpaan atau kelalaian yang menyebabkan kematian seseorang.

Lari Hindari Media hingga Borgol Lepas

Basuki hadir di persidangan mengenakan baju kemeja putih dan rompi tahanan berwarna oranye.

Setelah persidangan selesai, Basuki langsung keluar pintu ruang sidang dengan berlari.

Dalam video yang diunggah oleh pengacara keluarga korban, Zainal Abidin Petir, terlihat bahwa Basuki masuk ke sel pengadilan setelah persidangan.

Tak hanya setelah keluar dari ruang sidang, Basuki juga terlihat kembali berlari saat menuju mobil tahanan di area pengadilan sampai borgol yang dikenakan terlepas.

“Itu lepas itu, borgolnya lepas,” ucap salah satu petugas yang mengawal Basuki, dikutip dari video yang diunggah di akun Instagram @zainalpetir_ pada Rabu, 20 Mei 2026.

“Gimana Pak Basuki? Kok kabur? Borgolnya lepas pak. Mau kemana kok buru-buru amat?” teriak perekam video.

Bukan Kali Pertama Kabur dari Media

Aksi Basuki menghindar dari wartawan itu bukan yang pertama kali dilakukan, seperti pada persidangan 8 Mei 2026.

Halaman:

Tags

Terkini