hukrim

Polres Rohil Gerak Cepat Amankan Situasi Pasca Bentrok PT Ujung Tanjung Sejahtera dan Warga Desa Balam Sempurna

Rabu, 22 Oktober 2025 | 00:09 WIB

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Polres Rokan Hilir bergerak cepat mengendalikan situasi pasca terjadinya bentrok antara pihak pengamanan PT Ujung Tanjung Sejahtera (UTS) dengan kelompok masyarakat yang dipimpin W Siringo-Ringo diwilayah Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) pada Senin 20 Oktober 2024 siang, sekitar pukul 13.00 WIB.

Peristiwa itu bermula dari dugaan pemanenan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit secara sepihak oleh kelompok W Siringo-Ringo di Blok 29-30 eks Perkebunan Rumbia I PT Gunung Mas Raya, lahan yang kini dikelola oleh PT UTS melalui kerja sama operasional dengan PT Agrinas Palma Nusantara.

Upaya pengamanan dari pihak perusahaan berujung bentrok fisik yang menyebabkan beberapa orang dari kedua pihak mengalami luka-luka.

Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni mengatakan, pihaknya langsung turun ke lapangan bersama jajaran Pejabat Utama Polres dan Polsek Bagan Sinembah untuk menenangkan situasi.

“Kami sudah menurunkan personel untuk mengamankan situasi dan akan melakukan langkah hukum sesuai prosedur. Polres Rohil tegas berkomitmen menangani perkara ini secara profesional dan proporsional, baik terhadap pelaku pencurian buah sawit maupun pelaku penganiayaan,” kata AKBP Isa Imam, Selasa 21 Oktober 2025.

AKBP Isa Imam menjelaskan, sebanyak 7 orang mengalami luka-luka akibat bentrokan berdarah tersebut, dengan rincian 2 orang dari pihak PT UTS dan 5 orang dari kelompok masyarakat.

Para korban dari masyarakat tengah dirawat di RS Awal Bros Baganbatu, sementara korban dari pihak perusahaan sudah kembali ke rumah karena luka ringan.

Dari pihak pengamanan PT UTS, 2 orang juga mengalami luka dan telah mendapat perawatan. Seluruh biaya pengobatan korban, baik dari masyarakat maupun pihak keamanan perusahaan, ditanggung sepenuhnya oleh PT UTS.

Guna mencegah aksi susulan, Polres Rohil melakukan pengamanan terbuka dan tertutup disekitar lokasi serta melakukan penggalangan dan pendataan saksi-saksi.

Langkah mediasi juga segera ditempuh untuk meredam ketegangan antara kedua belah pihak.

Mediasi dipimpin langsung oleh Polres Rohil dan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Rohil, pimpinan PT UTS dan PT Agrinas Palma Nusantara serta perwakilan kelompok masyarakat menghasilkan sejumlah kesepakatan bersama.

Di antaranya, pemberian upah panen sebesar Rp 350/kg, pembagian pekerjaan angkutan TBS antara pihak perusahaan dan masyarakat, serta jaminan rekrutmen tenaga keamanan yang sesuai prosedur dan berkoordinasi dengan TNI-Polri.

AKBP Isa Imam menegaskan, situasi di lokasi kini sudah aman dan kondusif. Seluruh korban telah mendapat penanganan medis yang layak, sementara upaya hukum dan monitoring situasi di lapangan masih terus dilakukan.

Halaman:

Tags

Terkini