PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Polda Riau memeriksa sejumlah pejabat di PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), terkait kasus kematian dua bocah di kolam limbah milik perusahaan yang berlokasi di Dusun Mekar Sari, Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Selasa 22 April 2025 lalu.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Riau, Kombes Pol Asep Darmawan, mengatakan ada sejumlah pejabat di PT PHR akan menjalani pemeriksaan.
"Untuk 2 pejabat PT PHR telah kita periksa," ujar Kombes Asep, Kamis 5 Juni 2025.
Sementara untuk 6 orang lainnya, kata Kombes Asep, akan menyusul dilakukan proses pemeriksaan oleh penyidik.
"Total ada 8 orang pejabat PHR diperiksa, dimana berkas berita acaranya telah saya tanda tangan," jelas Kombes Asep.
Kombes Asep juga menjelaskan pihaknya juga telah memeriksa kondisi kolam limbah yang disebut telah melalui proses pemisahan limbah padat dan cair.
Ia menambahkan, seharusnya limbah hasil pengeboran seperti CMTF (Cuttings Mud Treatment Facility) telah melewati proses treatment dan injeksi hingga tidak lagi mengandung zat beracun sebelum dipindahkan ke tempat penampungan akhir.
"Perlakuan terhadap kolam limbah itu harusnya sesuai SOP, ada di pasang rambu-rambu peringatan, pengamanan, dan pengawasan ketat. Semua ini akan kami telusuri. Kami ingin tahu siapa yang bertanggungjawab atas tewasnya dua bocah ini," tegasnya.
Sebelumnya, peristiwa tragis ini bermula ketika kedua bocah inisial FSH dan FW, ditemukan tewas di area kolam eks pemboran minyak, yang diduga mengandung limbah tanah terkontaminasi minyak (TTM) dan bahan berbahaya dan beracun (B3).
Kedua korban, FSH dan FW, bermain tanpa sepengetahuan orang tuanya.
Saat itu, FSH diketahui sedang tidur bersama sang ayah ketika ibunya, Fatimah, pergi ke pasar dan kembali sekitar pukul 13.50 WIB, Fatimah terkejut mendapati anak-anaknya tidak ada di rumah, sementara suaminya masih tertidur.
Panik, kedua orang tua itu langsung mencari keberadaan anak-anak mereka hingga akhirnya bertemu seorang warga bernama Bintang, yang menunjukkan arah tempat bermain anak-anak.