PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Tim Rabu Anti Geng dan Anarkisme (RAGA) Polda Riau mengamankan 8 orang remaja anggota geng motor yang melakukan kejahatan jalanan di kawasan Jalan Srikandi, Delima, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru pada Minggu 1 Juni 2035 dini hari.
Aksi kawanan geng motor ini sempat viral di Sosial Media dan membuat keresahan di masyarakat.
Dari 8 pelaku yang diamankan berstatus di bawah umur merupakan pelajar SMA dan 3 pelaku lainnya pelajar SMP.
Direskrimum Polda Riau, Kombes Pol Asep Darmawan mengatakan, para pelaku di tangkap kurang dari 24 jam pada Senin 2 Juni 2025 malam.
"Penangkapan di lakukan setelah beredar luasnya video aksi mereka melalui salah satu platform media sosial. Aksi mereka itu tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tapi juga mengancam keselamatan warga. Oleh karena itu, kami langsung melakukan penyelidikan mendalam dan berhasil mengamankan para pelaku,” ujar Kombes Asep dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Riau, Senin siang.
Kombes Asep menjelaskan, bahwa fenomena geng motor ini sudah melampaui batas kenakalan remaja dan masuk ke ranah kriminal murni.
Penindakan tegas pun dilakukan dengan menggandeng berbagai pihak seperti pemerintah daerah (Pemda) dan tokoh masyarakat serta para orang tua pelaku, demi memulihkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Riau.
“Ini bukan lagi soal kenakalan remaja. Ini sudah masuk kategori kejahatan serius. Maka dari itu, kami bertindak tegas dan terukur,” tegas Kombes Asep.
Bersama para pelaku, masih kata Kombes Asep, aparat kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti seperti double stick dan alat setrum serta beberapa senjata tajam lainnya yang digunakan dalam aksi kejahatan.
Sementara Wakapolda Riau, Brigjen Pol Andrianto Jossy Kusumo, juga menegaskan akan menindak tanpa kompromi segala bentuk aksi geng motor dan kekerasan jalanan.
“Kami berkomitmen tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat di Bumi Lancang Kuning, khususnya di Kota Pekanbaru,” tegas Brigjen Jossy.
Brigjen Jossy menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan.