hukrim

Lindungi Tuah dan Menjaga Marwah, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan Pimpin Upacara Pembukaan Pelatihan Tim RAGA 2025

Senin, 19 Mei 2025 | 12:31 WIB

 

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Polda Riau resmi membuka pelatihan Tim RAGA (Rabu Anti Geng dan Anarkisme) Tahun 2025 melalui sebuah upacara yang digelar di Lapangan Hijau Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau di Jalan Lintas Pekanbaru - Bangkinang, Kampar, Senin 19 Mei 2025.

Upacara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dan dihadiri oleh Wakapolda Brigjen Pol Andrianto Jossy Kusumo, Irwasda dan para Pejabat Utama.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 208 personel mengikuti pelatihan gelombang pertama yang akan berlangsung selama satu minggu, dan selanjutnya akan dilanjutkan dengan gelombang kedua yang diikuti oleh 154 personel.

Irjen Herry Heryawan dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran peserta sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan program Tim RAGA dan meminta seluruh peserta agar mengikuti rangkaian kegiatan dengan baik dan penuh kesungguhan, demi tercapainya tujuan yang diharapkan dari pelatihan ini.

Ditegaskan Irjen Herry, bahwa pembentukan Tim RAGA merupakan langkah nyata untuk menjaga marwah institusi serta menjawab keresahan masyarakat terkait maraknya aksi premanisme dan anarkisme.

"Tim ini merupakan bentuk implementasi dari atensi Bapak Kapolri bahwa tidak ada lagi tempat bagi preman di negara kita," tegasnya.

Irjen Herry juga menekankan pentingnya peran Tim RAGA sebagai ujung tombak dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

"Apabila masih ada satu orang masyarakat yang merasa tidak aman di Riau, maka saya anggap kita semua gagal," ujar Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.

Lebih lanjut, Kapolda Riau menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis dan taktis, namun juga sebagai persiapan tim untuk melakukan penindakan di lapangan. Evaluasi berkala juga direncanakan untuk meningkatkan efektivitas tim.

Selain itu, peserta juga diingatkan untuk senantiasa menjaga nilai-nilai luhur dalam pelaksanaan tugas, sebagaimana tercermin dalam moto, “Lindungi Tuah dan Menjaga Marwah.” Moto ini diharapkan menjadi pedoman dan semangat dalam setiap langkah peserta dalam menjalankan tugasnya.

Menutup arahannya, Kapolda Riau berharap setelah pelatihan ini selesai, para peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dengan menjadi ujung tombak di satuan kerja maupun wilayah masing-masing. ***

 

Halaman:

Tags

Terkini