PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Polsek Rumbai Pesisir menggandeng MUI untuk memberikan penyuluhan tentang bahaya judi dan game online sekaligus melaksanakan kegiatan cooling system dalam rangka Pilkada serentak di Provinsi Riau di SMKN 7 Jalan Yos Sudarso, Kota Pekanbaru, Riau.
Kanit Intel Polsek Rumbai Pesisir AKP Hendra Martin, mengandeng MUI memberikan penyuluhan dan memberikan edukasi kepada siswa SMKN 7 tentang bahaya nya judi dan game game oline ,
Dalam kegiatan tersebut, AKP Hendra Martin menyampaikan di Era modern yang ditandai oleh pesatnya perkembangan teknologi, memiliki dampak negatif. Salah satunya adalah keterlibatan judi online pada kalangan remaja, sehingga hal ini menjadi suatu tantangan serius yang membutuhkan perhatian mendalam.
Akses mudah ke internet, terutama melalui perangkat seperti smartphone, tablet dan komputer, telah secara signifikan meningkatkan praktik judi online di kalangan remaja.
Media sosial memainkan peran krusial dalam mendorong perilaku ini, bukan hanya sebagai platform komunikasi, tetapi juga sebagai wadah promosi dan penyebaran informasi judi online.
Remaja, terpapar secara terus-menerus dengan iklan dan konten yang merangsang di media sosial, semakin rentan tergoda untuk terlibat dalam aktivitas judi.
"Faktor lain, seperti kurangnya pengawasan orang tua dan kurangnya pemahaman tentang risiko judi online, juga turut mendukung tren ini," kata AKP Hendra Martin mewakili Kapolsek Rumpes AKP H Budi Pramana.
Dampaknya pada remaja mencakup risiko kesehatan mental, penyalahgunaan keuangan, dan gangguan dalam perkembangan sosial mereka.
"Oleh karena itu, mendeteksi dan mengatasi masalah judi online pada remaja memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan pendidikan, pengawasan orang tua, regulasi ketat terhadap promosi judi online di media sosial, dan upaya kolaboratif antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat untuk memberikan perlindungan kepada generasi muda dari dampak negatif perjudian online," kata AKP Hendra Martin.
Disela-sela penyuluhan tersebut, AKP Hendra Marten juga mengingatkan siswa akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, terutama selama masa kampanye hingga pemungutan suara. Ia meminta para siswa untuk melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian guna mencegah tindak kriminal atau gangguan keamanan lainnya,dalam kegiatan tersebut para siswa yang sudah cukup umur menyampaikan mereka sangat senang dan antusias dalam pilkada 2024 ini,karen merek berkesempatan untuk memilih pemimpin Kota Pekanbaru baru dan Provinsi Riau yang baik kedepannya.
Selain itu dalam kesempatan tersebut juga mengajak para siswa untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah masyarakat mengingat siswa Generasi Z mudah untuk di provokasi oleh pihak pihak yang tidak bertanggungjawab.
Ia menekankan pentingnya menciptakan suasana damai, baik di lingkungan tempat tinggal maupun di ruang publik atau di sekolah