hukrim

Ini yang Dilakukan Polisi untuk Memburu Pembunuh Gadis Penjual Gorengan

Senin, 16 September 2024 | 11:33 WIB
Polisi menyisir kawasan hutan di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Minggu (15/9/2024) untuk memburu pembunuh Nia Kurnia Sari, gadis penjual gorengan.(f: tribunpadang.com/kompas.com)

PADANG, RIAUSATU.COM - Polisi terus memburu terduga pembunuh Nia Kurnia Sari (18), penjual gorengan di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Demi menangkap pelaku, polisi blusukan hingga ke kawasan hutan di Nagari Guguak, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, baik siang maupun malam. Pada Minggu (15/9/2024) malam, polisi menyisir lokasi yang dicurigai menjadi persembunyian terduga pelaku.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Padang Pariaman Iptu AA Reggy mengatakan, personel yang diterjunkan menyisir lokasi dibagi dalam beberapa tim.

"Kami minta doa dan dukungan dari masyarakat agar tersangka bisa segera kami tangkap," ujarnya, Minggu, dikutip dari Tribun Padang, seperti dilansir kompas.com.

Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir menuturkan, dalam penyisiran pada Minggu siang, polisi menemukan tas diduga milik pelaku.

"Hari ini kami menemukan satu tas milik pelaku yang berisi sejumlah barang bukti pendukung untuk meningkatkan proses pencarian," ucapnya. Namun, hingga pukul 18.57 WIB, polisi belum menemukan terduga pelaku.

"Kami masih melakukan pengejaran. Kami mohon masyarakat bersabar dan terus berdoa serta mendukung kami agar pelaku bisa segera diamankan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Humas Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat Kombes Pol Dwi Sulistyawan menjelaskan, polisi terkendala medan.

"Jadi karena (pelaku) menguasi medan dan untuk anggota kita belum menguasai medan, sehingga pelaku ini lebih pintar, lebih lihai, kemudian bisa melarikan diri," tuturnya, Jumat (13/9/2024), dikutip dari Antara.

Dia mengungkapkan, polisi telah membentuk tim khusus, terdiri dari personel Polda Lampung dan Polres Padang Pariaman. Tim anjing pelacak atau K-9 turut terlibat.

"Sampai saat ini tim khusus masih melakukan pencarian terduga pelaku, dan beberapa hari yang lalu tim khusus telah berhasil menemukan beberapa barang bukti yang diduga ada kaitannya dengan peristiwa itu," jelasnya di Padang Pariaman.

Dwi menyebutkan, polisi telah mengerucutkan identitas terduga pelaku. "Berdasarkan upaya penyelidikan yang berjalan, identitas terduga pelaku mulai mengerucut, dan saat ini tim khusus terus melakukan pengejaran," terangnya.

Ia juga menyampaikan, tim khusus telah berkoordinasi dengan polres-polres di sekitar Padang Pariaman. "Saat ini koordinasi juga dilakukan dengan polres-polres tetangga untuk mempersempit kemungkinan terduga pelaku melarikan diri ke luar," bebernya.

Ibu korban, Eli Marlina (44), menerangkan, dirinya belum merasa tenang sampai pelaku ditangkap dan dihukum berat.

”Kalau dapat, secepat mungkin pelaku ditangkap, dihukum seberat-beratnya. Kalau bisa, hukum mati. Perbuatannya sangat keji,” tandasnya, Kamis (12/9/2024), dilansir dari Kompas.id.***

Tags

Terkini