hukrim

Pembunuh Pensiunan PTPN V Pekanbaru Ternyata Sopir Pribadi Korban yang Telah Bekerja Lama

Jumat, 14 Juni 2024 | 11:21 WIB
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bery Juana Putra. (ft: ist)

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Polresta Pekanbaru berhasil menangkap Raka, sopir pribadi yang membunuh majikannya, Saiwan (68) seorang pensiunan PTPN V Pekanbaru.

"Pelaku inisial Rk ini merupakan sopir pribadi korban. Dia sudah lama bekerja dengannya," ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Berry Juana Putra, Jumat (14/6/2024).

Menurut Berry, pelaku sempat kabur dan berpindah tempat selama dua pekan ke Bengkulu usai pembunuhan. Di Bengkulu, Raka kemudian meninggalkan mobil Suzuki Ertiga milik korban yang dibawanya di rumah keluarganya. Ia lalu dia kabur ke Jakarta.

Karena curiga, keluarga Raka melapor ke polisi soal mobil yang ditinggalkan itu. Polisi langsung datang menjemput mobilnya dan kembali memburu Raka.

Dari Bengkulu, Raka kemudian berpindah tempat ke Subang Jawa Barat. Pelarian Raka terus berlanjut hingga ke Banyuwangi, Jawa Timur.

"Pelaku ini kabur berpindah-pindah tempat dan terakhir ditangkap Tim gabungan Jembalang Satreskrim Polresta Pekanbaru, Jatanras Polda Riau, Polresta Banyuwangi dan Jatanras Polda Jatim di Banyuwangi," ungkap Bery.

Lanjut Bery, penyidik masih mendalami motif pelaku melakukan pembunuhan tersebut. Saat ini, pelaku sedang dalam perjalanan dari Banyuwangi menuju Pekanbaru.

Diketahui, setelah menghabisi korban pelaku membawa mobil Suzuki Ertiga dan surat berharga yang berada dalamnya.

"Terkait motifnya kami kami masih mendalaminya, karena petugas masih membawa Rk ke Pekanbaru," kata Berry.

Diberitakan sebelumnya, Saiwan seorang pensiunan PTPN V Pekanbaru ditemukan tewas bersimbah darah, Rabu (29/5/2024) malam di rumahnya di Perumahan Manggala Jalan Bunga Inem Kelurahan Sialang Munggu Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru.

"Jasad korban pertama kali ditemukan oleh anaknya yang datang dari daerah Kubang. Karena handphone bapak ini gak aktif sejak 2 hari belakangan," ujar Ivan Syahluvi, Ketua RW 17 Kelurahan Sialang Munggu.

Di ketahui, Saiwan ini tinggal bersama istrinya dirumahnya, Saat kejadian istri korban sedang ke luar kota.

Korban selalu didatangi oleh sopirnya setiap hari. Namun saat mayat korban ditemukan, sang sopir tidak berada di lokasi.

Halaman:

Tags

Terkini