hukrim

Nyamar Jadi Tukang Ojek Online, Polisi Tangkap Pengedar Sabu Dirumah Kontrakannya

Senin, 27 Mei 2024 | 10:56 WIB
Tersangka HS alias Hen. (ft: ist)

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Seorang pengedar narkoba jenis sabu yang kerap beroperasi disebuah rumah kontrakan di Jalan Kaharuddin Nasution Gang Rahmat, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, ditangkap polisi, Kamis (23/5/2024) malam, sekitar pukul 21.30 WIB.

Pelaku berinisial HS alias Hen (40), warga Jalan Pasir Putih, Perum Pandau Permai, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.

Dalam proses penangkapan, Tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Riau menyamar sebagai pengemudi ojek online atau ojol.

Singkat cerita, berkat penyamaran sang polisi, HS ditangkap di rumah kontrakkan miliknya tersebut. Saat sedang digerebek, pelaku ditangkap berikut barang bukti sabu siap edar.

Direktur Reserse Narkoba (Diresnarkoba) Polda Riau Kombes Pol Manang Soebekti mengatakan, penangkapan HS alias Hen berawal dari laporan masyarakat.

"Kami langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku," kata Kombes Manang, Senin (27/5/2024).

Setelah ditangkap, HS alias Hen diminta menunjukkan barang haram yang selama ini dia edarkan.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti 1 paket ukuran sedang dan 12 paket ukuran kecil sabu, 2 unit handphone Android merek Vivo, 1 handphone Samsung lipat serta 1 set alat hisap sabu dan pemetik api (mancis).

Kepada polisi, HS mengaku mendapatkan barang haram dari Wandi yang saat ini berstatus DPO dengan cara, sabu tersebut diletakan di suatu tempat di Jalan Bambu Kuning, Kecamatan Sail dan kemudian pelaku di telpon oleh seseorang menggunakan nomor privat untuk mengarahkan pelaku agar mengambil sabu yang akan diedarkannya tersebut.

"Modus yang digunakan keduanya yakni sistem lempar, dengan meninggalkan barangnya di suatu tempat untuk kemudian diambil oleh pelaku untuk diedarkan kembali," kata Kombes Manang.

Setelah berhasil menangkap HS, Ditresnarkoba Polda Riau juga menyatakan akan terus melakukan pendalaman guna mengungkap jaringan lainnya. ***

 

Tags

Terkini