PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru melakukan pemantauan ketersediaan dan kelayakan hewan kurban menjelang Lebaran Idul Adha 1445 Hijriah, Senin (20/5/2024).
Hal ini dilakukan guna memastikan kondisi hewan yang dijual sebelum dilakukan pemotongan kurban oleh masyarakat.
"Kita mengecek beberapa lokasi peternakan sapi. Apakah hewan ini layak atau tidak untuk dijadikan kurban pada Lebaran Idul Adha 1445 Hijriah nanti," ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Juana Putra.
Salah satu lokasi peternakan sapi yang dicek yaitu milik peternakan Putri Adika yang berlokasi di Jalan Sialang Bungkuk, Kelurahan Bencah Lesung, Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru.
"Terhadap hewan ini telah dilakukan vaksin dan juga telah dilakukan pengecekan serta pengawasan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kota Pekanbaru," kata Bery.
Bery menambahkan, untuk keseluruhan lokasi peternakan, jumlah stok hewan sapi yang stanby sebanyak 3.263 ekor. Jenis sapi-sapi tersebut yakni, sapi Bali, sapi peranakan ongol (PO), sapi simental, sapi limosin dan sapi brahman.
"Untuk sapi sendiri berasal dari daerah Lampung, Pasir Pangaraian, Bangkinang, Pasar Minggu Tapung dan Kandis," ucap Bery.
Kemudian, untuk ketersedian bahan pokok, lanjut Bery, tidak ada masalah untuk stoknya. Hal itu diketahui setelah polisi mengecek ketersediaan dan distribusi beras, gula, dan bawang putih.
Pengecekan dilakukan di tingkat distribusi atau distributor hingga konsumen jelang Lebaran Idul Adha 1445 Hijriah.
"Beberapa lokasi toko bahan pokok yang kami cek yaitu gudang beras UD Maju Jaya, toko BJ. Eva serta toko UD. Hidup Jaya," jelas Bery.
Dijelaskan Bery, untuk stok beras di Pekanbaru yakni 1.196.394 Kg, gula 7.611 Kg, bawang putih 45.000 Kg. Stok bahan pangan pokok dapat menutupi ketersediaannya di Kota Pekanbaru. ***