PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Ditreskrimsus Polda Riau melalui Subdit V Siber melakukan langkah preventif dalam mencegah potensi kejahatan cyber menjelang Pemilu 2024. Salah satu upayanya adalah dengan melaksanakan kegiatan Cooling System berupa pengawasan dan pemantauan serta pembinaan kepada warnet diwilayah Kota Pekanbaru.
Kegiatan ini dipimpin oleh Panit II Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Riau Ipda Asdoni bersama dengan Briptu M Gusri Ardi di Warnet Hangout Jalan Delima Panam Pekanbaru., Jumat (5/02/2024).
Ipda Asdoni menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mencegah terjadinya kejahatan cyber di warnet, khususnya menjelang Pemilu 2024 sembari memberikan pembinaan kepada pengelola warnet agar lebih selektif dalam menerima pengunjung dan mengawasi aktivitas mereka.
"Kami juga menghimbau para pemain di warnet untuk mencegah terjadi penyalahgunaan seperti akses materi porno, judi, dan lain-lain," kata Asdoni.
Dalam kegiatan tersebut, Ipda Asdoni menyampaikan beberapa pesan-pesan kamtibmas kepada pengelola warnet seperti, warnet memiliki izin usaha yang sah, melakukan pendataan terhadap pengunjung warnet dan awasi aktivitas pengunjung warnet dan laporkan kepada pihak berwajib jika ditemukan aktivitas mencurigakan.
Selain itu, pengelola warnet juga diminta untuk menyediakan perangkat lunak filter konten untuk mencegah akses ke situs-situs terlarang.
Kegiatan Cooling System ini disambut baik oleh pengelola warnet. Mereka menyatakan siap untuk bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam mencegah terjadinya kejahatan cyber di warnet.
"Ditreskrimsus Polda Riau berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap warnet di seluruh wilayah Riau. Hal ini dilakukan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang pelaksanaan Pemilu 2024," tegas Asdoni.
Ipda Asdoni mengimbau masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati saat menggunakan warnet dan melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan aktivitas mencurigakan.
"Dengan kerjasama yang baik antara Polri, pengelola warnet, dan masyarakat, diharapkan potensi kejahatan cyber dapat diminimalisir dan Pemilu 2024 dapat berjalan dengan lancar dan aman," inbuh Asdoni. ***