PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau mensosialisasikan bahaya narkoba kepada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Pekanbaru sebagai upaya cooling system u,ntuk menciptakan Pemilu Damai 2024.
Direktur Reserse Narkoba (Diresnarkoba) Polda Riau Kombes Pol Manang Soebekti melalui Kabag Binopsnal Ditresnarkoba Kompol Masriah Saragih mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menjaga lingkungan sekolah karena anak usia di bangku pendidikan sangat rentan dengan ajakan menggunakan barang terlarang tersebut.
Menurut Kompol Masriah Saragih, sebagai generasi muda wajib memproteksi diri sejak dini dengan tidak mengkonsumsi narkoba dan minum minuman keras.
“Karena kalau sudah mengkonsumsi barang-barang terlarang ini, impian atau cita-cita mereka (para siswa) tidak akan tercapai sebab sudah pasti kesehatan dan kondisi tubuh tidak bagus lagi,” katanya.
Dia menjelaskan pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba harus diketahui para siswa sejak dini karena masa depan bangsa Indonesia ada di tangan generasi muda khususnya di SMA.
“Narkoba ini memiliki dampak yang negatif salah satunya dapat menurunkan kesadaran yang berujung pada hilang ingatan dan dapat menimbulkan ketergantungan sehingga ini menjadi tanggungjawab kami untuk menyelamatkan generasi muda agar tidak terjerat oleh barang-barang haram seperti narkoba,” ujarnya.
Dia menambahkan pihaknya mengimbau kepada pihak sekolah dan orang tua untuk turut mendukung program Polri dalam rangka memberantas peredaran narkoba di kalangan pelajar melalui Aplikasi Sikat Narkoba.
Lebih Lanjut, Kompol Masriah Saragih mengatakan bahwa Ditresnarkoba Polda Riau akan selalu memberikan himbauan kepada para remaja khususnya para pelajar untuk menghindari narkoba.
"Kami akan selalu melakukan Sosialisasi kepada para siswa dan mahasiswa, karena usia remaja tergolong dalam usia rentan terhadap penyalahgunaan narkoba, karena di usia ini sedang tumbuh kembang dan proses pencarian jati diri, diharapkan para siswa dan mahasiswa dapat menjauhi dan dapat mengetahui cara menghindari narkoba," katanya.
Diharapkan dengan sosialisasi ini nantinya pelajar paham tentang bahaya penyalahgunaan Narkotika dan dapat berperan aktif dalam upaya pencegahan sehingga terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan bersih dari penyalahgunaan Narkotika. ***