PEKANBARU,RIAUSATU.COM - Dua pelaku pencurian spesialis rumah kosong, D alias Pides (43) dan MZ alias Sijai (26), ditangkap polisi usai membobol dua rumah di Jalan Guru No 1 Kelurahan Sidomulyo Timur Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau. Salah satu pencuri itu, Sijai ditembak kakinya.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bery Juana Putra mengatakan, kejadian bermula saat korban yakni Boy Singdo Chaniago (27), sedang berasa di luar rumah pada Kamis (21/12/2023) siang, sekitar pukul 10.35 Wib.
Setiba di rumah, Boy mendapati isi dalam rumahnya sudah berantakan dan jendela kayu serta terali besi dirusak.
"Setelah dicek, 1 unit laptop merek Asus, 1 unit Handphone merek Oppo A 16 warna hitam, 7 unit jam tangan, 2 kalung emas, 6 cicin emas, 4 gelang emas, 7 pasang anting emas, 1 mainan kalung emas, uang tunai sekira Rp 25 juta dalam celengan raib digasak pencuri," kata Bery, Minggu (24/12/2023).
Korban lalu melapor ke Polsek Bukit Raya. Dari hasil penyelidikan, diduga pelaku masuk rumah korban dengan merusak paksa jendela kayu serta terali besi.
"Saat olah TKP didapati bekas congkelan pada jendela kayu serta terali besi," ujar Jeffry.
Polisi langsung melakukan penyelidikan. Dua hari kemudian, tepatnya pada Sabtu (23/12/2023) pagi, sekitar pukul 04.00 Wib, Tim Resmob Jembalang Satreskrim Polresta Pekanbaru, mendapatkan informasi dari masyarakat tentang keberadaan MJ alias Sijai, diduga pelaku bongkar rumah (Curat) di Jalan Ikhlas, tepatnya disalah satu hotel di Pekanbaru.
Tim langsung bergerak cepat menuju ketempat tersebut dan berhasil mengamankan pelaku MJ alias Sijai.
Dari hasil interogasi sekira pukul 17.00 Wib, Tim Resmob Jembalang melakukan pengembangan dan mendapatkan informasi keberadaan pelaku lainnya, D alias Pides di Jalan Senapelan Kelurahan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru.
"Tim Langsung bergerak menuju ketempat tersebut dan berhasil mengamankan pelaku Pides," ungkap Pides.
Bery menjelaskan, saat Tim melakukan pengembangan pelaku MJ dan Pides mencoba melakukan perlawanan terhadap petugas dan berusaha melarikan diri.
"Tim pun mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki mereka," ucap Bery.