hukrim

Terganggu Suara Telepon, Pria Ini Tega Aniaya Tetangga sampai Meninggal Dunia

Jumat, 15 September 2023 | 17:32 WIB
Ilustrasi pembunuhan. (f: sinarharapan.co)

JOMBANG, RIAUSATU.COM - Kasus pembunuhan seorang pedagang ayam geprek bernama M. Sapto Sugiyono (42) oleh tetangganya, Mohammad Hasan alias Daim (54) berhasil diungkap Aparat Kepolisian Sektor Jombang.

Kejadian tersebut terjadi di Desa Sambong Dukuh, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dan menangkap pelaku.

Kapolsek Jombang AKP Soesilo mengatakan Sapto merupakan warga Dusun Sambong Duran Desa Sambongdukuh, Kecamatan/Kabupaten Jombang.

"Korban mengalami luka. Saat itu, korban sedang menelepon di dekat rumah pelaku DA dan pelaku merasa terganggu sehingga terjadi perkelahian," katanya di Jombang, Jumat, 15 September 2023, dikutip dari Antara, dilansir Pikiran-Rakyat.com.

Ia mengungkapkan akibat dari kejadian perkelahian itu, korban yang juga bekerja sebagai jurnalis tersebut mengalami luka yang cukup berat. Korban kemudian berlari ke rumah tetangganya untuk meminta tolong.

Korban saat itu memegangi dadanya yang berlumuran darah. Saat di lokasi, korban kemudian ambruk dan meninggal dunia.

Kejadian itu, kata dia langsung dilaporkan ke polisi. Petugas yang mendapatkan laporan tersebut juga langsung ke lokasi mengevakuasi korban ke rumah sakit.

Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian. Setelah olah TKP, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa senapan angin beserta peluru dan sebuah palu yang diduga untuk menghabisi korban.

Polisi juga menangkap Daim, tetangga korban, warga Dusun Sambong Duran Desa Sambongdukuh, tersebut. Saat ini, polisi masih memeriksa pelaku di Mapolres Jombang.

Namun, polisi belum bisa memastikan penyebab pelaku nekat melakukan aksinya melukai korban hingga yang bersangkutan meninggal dunia.

Untuk korban, kata dia sudah dibawa ke rumah sakit untuk keperluan autopsi. Keluarga juga sudah melaporkan kasus tersebut ke polisi.

"Pelaku sudah kami tangkap dan mintai keterangan. Untuk jasad korban sudah dievakuasi dan kami bawa RSUD Jombang, untuk dilakukan autopsi," kata dia.

Pihaknya juga belum bisa memastikan penyebab kematian korban apakah dari senjata tajam atau benda tumpul.

"Kami masih lakukan penyelidikan dan memeriksa saksi warga yang mengetahui pembunuhan tersebut. Kami juga tunggu hasil pemeriksaan terhadap pelaku dan hasil autopsi korban," kata dia.

Kejadian pada Kamis, 14 September 2023, malam itu, sempat menggemparkan warga Dusun Sambong Duran. Warga berupaya mengepung rumah pelaku dan hendak menghajar-nya.

Halaman:

Tags

Terkini