ekonomi

Aktivis Anti Korupsi Soroti IPO RANS Raffi Ahmad, Sebut Ada Dugaan Modus Transfer Pricing

Rabu, 1 Juli 2026 | 21:08 WIB
Aktivis Anti Korupsi Soroti IPO RANS Raffi Ahmad, Sebut Ada Dugaan Modus Transfer Pricing.

JAKARTA, RIAUSATU.COM – Aktivis antikorupsi Agustinus Edy Kristianto menyoroti rencana penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) PT RANS Entertainment Indonesia Tbk.

Menurut mantan Direktur Eksekutif YLBHI itu, sejumlah transaksi yang diungkap dalam prospektus perusahaan patut dicermati karena diduga memiliki karakteristik yang menyerupai praktik transfer pricing.

Agustinus menilai perhatian publik terhadap IPO RANS seharusnya tidak hanya berfokus pada besarnya valuasi perusahaan atau potensi keuntungan investor.

Menurut dia, struktur transaksi dengan pihak berelasi, mekanisme lisensi nama pendiri perusahaan, hingga implikasi perpajakan perlu menjadi perhatian regulator maupun calon investor. 

"Dugaan saya, ada pola transaksi yang patut diuji apakah telah memenuhi prinsip kewajaran harga (arm's length principle) atau justru mengarah pada praktik transfer pricing. Ini penting karena menyangkut tata kelola perusahaan yang akan menghimpun dana masyarakat melalui pasar modal," kata Agustinus di Jakarta, pada Rabu, 1 Juli 2026.

Ia mengawali kritiknya dengan menyinggung maraknya konten di media sosial yang menampilkan gaya hidup mewah keluarga Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

Menurutnya, fenomena tersebut muncul di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi tekanan.

Agustinus mengutip hasil Survei Kompas pada April 2026 yang menyebutkan 61,8 persen responden mengaku sangat sulit memperoleh pekerjaan.

Dalam kondisi demikian, ia menilai konten yang menonjolkan kemewahan figur publik berpotensi memperlebar kesenjangan persepsi di tengah masyarakat.

Menurut Agustinus, Raffi Ahmad merupakan figur yang berhasil memadukan dunia hiburan, bisnis, dan politik. Karena itu, langkah RANS memasuki pasar modal dinilai layak mendapat pengawasan publik yang lebih ketat.

Berdasarkan prospektus IPO, Raffi Ahmad tercatat memiliki sekitar 78,68 persen saham PT RANS Entertainment Indonesia Tbk sebelum penawaran umum, sedangkan Nagita Slavina menguasai sekitar 1,24 persen. 

Setelah IPO, Raffi tetap menjadi pemegang saham pengendali meski sebagian saham dilepas kepada publik.

Agustinus juga menyoroti komposisi pemegang saham dan jajaran pengurus perusahaan.

Selain Raffi Ahmad, terdapat nama Kaesang Pangarep serta Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Danantara, Dony Oskaria, sebagai pemegang saham.

Adapun posisi Komisaris Utama dijabat Darwin Cyril Noerhadi yang pernah menjadi anggota Dewan Pengawas Indonesia Investment Authority (INA).

Halaman:

Tags

Terkini