Terkait pembangunan TPS Tanam atau lubang biopori jumbo, saat ini telah tersedia 10 titik di wilayah Kelapa Dua Wetan dan Susukan. Pembangunan dilakukan dengan memanfaatkan aset pemerintah daerah, dukungan alat berat dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), serta penggunaan bis beton sebagai penampung sampah organik.
“Target kami, setiap RW memiliki setidaknya satu biopori jumbo. Dengan total 49 RW di Kecamatan Ciracas, maka ditargetkan akan terbangun 49 lubang biopori di seluruh wilayah tersebut,” tandas Ritonga.***